Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.500 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.430 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 18,594 poin (0,41%) ke level 4.499,030 terkena aksi ambil untung dan harus turun dari level 4.500. Pelaku pasar masih harap-harap cemas akan hasil pertemuan The Fed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan preopening, IHSG terpangkas 28,510 poin (0,63%) ke level 4.489,110 terkena koreksi akibat aksi jual di saham-saham bank kelas berat. Aksi beli selektif masih terjadi namun belum mampu bawa IHSG ke arah positif.
Saham-saham bank terkoreksi tajam, membuat indeks sektor finansial memimpin pelemahan. Saham komoditas malah menguat berkat aksi beli selektif, tapi penguatannya sia-sia karena IHSG masih terjebak di zona merah.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (18/9/2013), IHSG ditutup jatuh 54,366 poin (1,20%) ke level 4.463,254. Sementara Indeks LQ45 ditutup anjlok 13,423 poin (1,75%) ke level 752,201.
Pelaku pasar regional masih menanti hasil pertemuan The Fed malam nanti. Namun hanya di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang banyak melepas saham, sedangkan di bursa regional masih banyak yang lakukan aksi beli.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 194.953 kali pada volume 5,405 miliar lembar saham senilai Rp 17,306 triliun. Sebanyak 117 saham naik, sisanya 138 saham turun, dan 82 saham stagnan.
Nilai dan volume transaksi hari ini melonjak tinggi gara-gara transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) senilai Rp 12,4 triliun di pasar negosiasi. Transaksi ini difasilitasi oleh broker Credit Suisse Securities (CS)
Bursa-bursa regional berakhir mixed cenderung menguat menutup perdagangan hari ini dengan bursa saham Jepang melonjak paling tinggi. Hanya bursa saham Hong Kong yang masih melemah.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 6,29 poin (0,29%) ke level 2.191,85. Â
- Indeks Hang Seng turun 63,07 poin (0,27%) ke level 23.117,45. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 193,69 poin (1,35%) ke level 14.505,36. Â
- Indeks Straits Times menguat 18,18 poin (0,57%) ke level 3.199,10. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 700 ke Rp 5.100, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 31.600, Asahimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 7.550, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 350 ke Rp 5.600.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.250 ke Rp 39.750, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 800 ke Rp Rp 2.500, Unilever (UNVR) turun Rp 750 ke Rp 30.750, dan Chandra Asri (TPIA) turun Rp 700 ke Rp 4.200.
(ang/dru)











































