IHSG Anjlok 50 Poin Kena Tekanan Jual

Sesi I

IHSG Anjlok 50 Poin Kena Tekanan Jual

- detikFinance
Senin, 23 Sep 2013 12:12 WIB
IHSG Anjlok 50 Poin Kena Tekanan Jual
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 50 poin akibat tekanan jual yang terjadi sejak pagi tadi. Aksi jual banyak dilakukan oleh investor domestik.

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (23/9/2013), IHSG terjerembab 64,002 poin (1,40%) ke level 4.519,826 membuka perdagangan awal pekan dengan suram. Tekanan jual kembali datang setelah indeks dapat sentimen negatif dari pasar global.

Aksi jual sudah ramai sejak pembukaan perdagangan. Hal ini membuat indeks sama sekali tak mampu bergerak ke atas dan terjebak di zona merah hingga ke posisi terendahnya di 4.512,205.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (23/9/2013), IHSG jatuh 50,395 poin (1,10%) ke level 4.533,433. Sementara Indeks LQ45 anjlok 11,059 poin (1,43%) ke level 762,875.

Hampir semua indeks sektoral di lantai bursa kena koreksi, kecuali sektor industri dasar. Investor asing belum bergerak lincah hingga siang ini dan cenderung wait and see.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 69.289 kali pada volume 2,231 miliar lembar saham senilai Rp 2,043 triliun. Sebanyak 62 saham naik, sisanya 166 saham turun, dan 74 saham stagnan.

Bursa saham Hong Kong hari ini dihentikan sementara gara-gara ada angin topan, perdagangan dilanjutkan pada pukul 13.00 waktu setempat. Bursa-bursa Asia lainnya masih bergerak mixed hingga siang hari ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 17,32 poin (0,79%) ke level 2.209,17.  
  • Indeks Straits Times melemah 24,02 poin (0,74%) ke level 3.213,51.  
  • Indeks KOSPI menguat 2,52 poin (0,13%) ke level 2.008,10.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Siloam (SILO) naik Rp 400 ke Rp 10.600, Bayan (BYAN) naik Rp 300 ke Rp 8.500, Inti Bangun (IBST) naik Rp 250 ke Rp 6.000, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 19.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 38.750, Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 31.550, Matahari (LPPF) turun Rp 400 ke Rp 11.700, dan SMART (SMAR) turun Rp 250 ke Rp 6.650.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads