PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) menjemput pesawat Airbus A330-300 ke pabrik Airbus Industrie di Toulouse, Prancis. Pesawat ini merupakan pesawat ketujuh yang akan diterima dari 11 pesawat yang dibeli Garuda.
Serah terima pesawat akan dilakukan pihak airbus kepada Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar pada Kamis, 26 September 2013 mendatang.
“Serah terima dilakukan di pabrik Airbus di Toulouse,” kata Kepala Humas Garuda Pujobroto, di Toulouse, Selasa (24/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penambahan Airbus 330-300 ini merupakan program Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penerbangan itu untuk meningkatkan kapasitas serta mengembangkan rute dan jaringan ke wilayah Asia, Timur Tengah dan Pasifik.
Varian A330-300 yang ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent 700, perusahaan otomotif asal Inggris, dipilih Garuda karena memiliki jarak terbang extended range dan beban maksimum 235 ton saat lepas landas.
Sesuai dengan program 'Quantum Leap' (stategi besar Garuda selama 5 tahun, dari 2011-2015) yang saat ini suda berjalan, Garuda melakukan program modernisasi dan penambahan armada. Jumlah armada Garuda 2013 ini adalah 106 pesawat. Pada 2015 nanti armada Garuda bersama anak perusahaan Citylink akan mencapai 194 pesawat.
“Umur rata-rata pesawat adalah 5 tahun. Dengan demikian Garuda akan menjadi salah satu airlines yang memiliki ‘the youngest fleet in the world,” kata Pujobroto.
(iy/ang)











































