Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.515 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.470 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun 9,976 poin (0,22%) ke level 4.552,881 terkena imbas melemahnya bursa global. Ketidakpastian The Federal Reserve akan program stimulusnya membuat pelaku pasar kebingungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG hanya menghabiskan sedikit waktu di zona hijau, setelah naik hingga 4.574,577 langsung jatuh ke zona merah sampai penutupan perdagangan sesi pagi.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berkurang 41,252 poin (0,90%) ke level 4.521,605 kompak jatuh bersama bursa-bursa di Asia. Pelaku pasar mengamankan portofolio dengan melepas saham sampai situasi bursa global lebih kondusif.
Tekanan jual terus terjadi membuat pelaku pasar melepas saham dalam jumlah cukup banyak. Hal ini membuat indeks sempat jatuh hingga posisi terendahnya hari ini di 4.443,408.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (24/9/2013), IHSG ditutup menukik 102,444 poin (2,25%) ke level 4.460,413. Sementara Indeks LQ45 ditutup merosot 20,791 poin (2,70%) ke level 749,202.
Tak satupun indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bisa menguat. Indeks sektor aneka industri terkena koreksi cukup dahsyat hingga lebih dari lima persen.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 178.098 kali pada volume 4,832 miliar lembar saham senilai Rp 5,122 triliun. Sebanyak 50 saham naik, sisanya 221 saham turun, dan 71 saham stagnan.
Bursa dalam negeri dapat predikat yang jatuh paling dalam di antara bursa-bursa regional sore ini. Bursa Asia kompak melemah dengan koreksi yang dangkal, masih kurang dari satu persen.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 13,51 poin (0,61%) ke level 2.207,53. Â
- Indeks Hang Seng melemah 192,50 poin (0,82%) ke level 23.179,04. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 9,81 poin (0,07%) ke level 14.732,61. Â
- Indeks Straits Times turun tipis 0,68 poin (0,02%) ke level 3.213,57. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Chandra Asri (TPIA) naik Rp 300 ke Rp 4.000, Saratoga (SRTG) naik Rp 200 ke Rp 4.700, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 150 ke Rp 10.850, dan Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 150 ke Rp 5.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.100 ke Rp 37.150, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.700 ke Rp 67.300, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 800 ke Rp 13.200, dan Indocement (INTP) turun Rp 700 ke Rp 20.000.
(ang/dnl)











































