Koreksi yang terjadi selama empat hari tersebut merupakan yang terpanjang bagi S&P 500 sejak bulan lalu. Indeks acuan tersebut sudah terus melemah setelah The Fed mengumumkan akan lanjutkan program stimulus.
"Kami sudah naik tinggi sejak pengumuman The Fed, dan sekarang situasi ekonominya tidak mendukung untuk naik lebih tinggi lagi. Sepertinya kami harus menunggu adanya perkembangan makro," kata Mark Luschini, kepala strategi investasi dari Janney Montgomery Scott di Philadelphia, dikutip Reuters, Rabu (25/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 66,79 poin (0,43%) ke level 15.334,59. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 4,42 poin (0,26%) ke level 1.697,42. Indeks Komposit Nasdaq naik tipis 2,97 poin (0,08%) ke level 3.768,25.
(ang/ang)











































