IHSG Berpotensi Bisa Melemah Lagi

Rekomendasi Saham

IHSG Berpotensi Bisa Melemah Lagi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 25 Sep 2013 08:33 WIB
IHSG Berpotensi Bisa Melemah Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin merosot 102 poin karena banyaknya saham yang dilepas investor. Investor keluar sejenak dari lantai bursa dengan melepas saham unggulan dan lapis dua.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (24/9/2013), IHSG ditutup menukik 102,444 poin (2,25%) ke level 4.460,413. Sementara Indeks LQ45 ditutup merosot 20,791 poin (2,70%) ke level 749,202.

Semalam Wall Street kembali merosot, jatuh lagi di hari keempatnya berturut-turut. Pelaku pasar masih diselimuti ketidakpastian atas stimulus The Federal Reserve.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 66,79 poin (0,43%) ke level 15.334,59. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 4,42 poin (0,26%) ke level 1.697,42. Indeks Komposit Nasdaq naik tipis 2,97 poin (0,08%) ke level 3.768,25.

Hari ini IHSG diperkirakan akan melanjutkan pelemahan akibat banyaknya sentimen negatif yang beredar. Investor asing masih akan kembali jual saham.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 26,60 poin (0,18%) ke level 14.706,01. Β 
  • Indeks KOSPI melemah 11,92 poin (0,59%) ke level 1.995,18. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG masih melanjutkan pelemahan di mana indeks masih dipengaruhi oleh sentiment regional. Investor global masih menunggu kabar kebijakan terkait stimulus AS. Selain itu posisi anggaran pemerintah AS dan batas utangnya sudah dalam keadaan sulit, ditambah dengan selisih pendapat antara pemerintah AS dengan partai republik akan menyulitkan terjadi kesepakatan untuk meningkatkan anggaran belanja pemerintah. Sementara dari dalam negeri, anjlok kembalinya nilai tukar rupiah menjadi katalis negatif bagi IHSG. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Di sisi lain, kami melihat peluang terjadinya buy on weakness terhadap saham yang telah mengalami penurunan besar beberapa hari terakhir ini. Kisaran support-resistance 4.375-4.500.

KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup turun -102.44 poin (-2.25%) ke 4,460.41 dengan jumlah transaksi sebanyak 9.5 juta lot atau setara dengan Rp5 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.47%), sektor basic-industries (-2.10%), sektor construction and property (-3.87%), sektor consumer goods (-1.90%), sektor finance (-1.31%), sektor infrastructure (-2.51%), sektor mining (-2.10%), sektor misc-industries (-5.63%), dan sektor trade (-1.38%).

Tercatat sebanyak 50 saham mengalami penguatan, 200 saham mengalami penurunan, 71 saham tidak mengalami perubahan dan 142 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. TPIA (+8.11%), ICBP (+1.40%), EMTK (+2.88%), SRTG (+4.44%), dan BYAN (+1.81%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-6.57%), TLKM (-3.30%), BBCA (-1.88%), GGRM (-5.35%), dan SMGR (-4.25%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp576 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BMRI, SMGR, BBRI, dan PGAS. Mata uang Rupiah terdepresiasi Rp 11.473 per dolar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG kemarin merupakan koreksi lanjutan setelah berturut-turut selama dua hari mengalami koreksi, MACD masih uptrend, stochastic downtrend, namun volume terus cenderung menurun, sehingga koreksi semakin terbatas, untuk hari ini membuka peluang technical rebound. Dengan support 4.404 dan resistance 4.589. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, SSIA, TLKM.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads