Meski Transaksi Sepi, IHSG Bisa Naik

Sesi I

Meski Transaksi Sepi, IHSG Bisa Naik

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 27 Sep 2013 11:42 WIB
Meski Transaksi Sepi, IHSG Bisa Naik
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik di tengah perdagangan yang sepi. Frekuensi perdagangan hanya 50 ribu kali saja dengan nilai kurang dari Rp 2 triliun.

Membuka perdagangan akhir pekan, IHSG melaju 41,449 poin (0,94%) ke level 4.447,342 berkat perburuan investor terhadap saham-saham murah. Meski minim sentimen positif, aksi beli tetap terjadi.

Saham-saham yang harganya sudah murah langsung diburu investor. Indeks berhasil menghindari zona merah hingga siang hari ini dengan posisi tertinggi di 4.452,883.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (27/9/2013), IHSG menguat 30,945 poin (0,70%) ke level 4.436,838. Sementara Indeks LQ45 naik 7,680 poin (1,04%) ke level 743,183.

Saham-saham komoditas melemah kena gara-gara aksi jual. Sedangkan saham-saham di sektor lainnya masih menguat berkat aksi beli selektif.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 56.136 kali pada volume 1,764 miliar lembar saham senilai Rp 1,803 triliun. Sebanyak 127 saham naik, sisanya 77 saham turun, dan 94 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Namun sekarang cenderung menguat, hanya Jepang yang masih melemah.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 2,70 poin (0,13%) ke level 2.158,51.  
  • Indeks Hang Seng menguat 21,60 poin (0,09%) ke level 23.146,63.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 23,02 poin (0,16%) ke level 14.776,10.  
  • Indeks Straits Times bertambah 22,50 poin (0,70%) ke level 3.216,81.  
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Nipress (NIPS) naik Rp 1.750 ke Rp 10.700, Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 31.350, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 450 ke Rp 10.650, dan Adira Finance (ADMF) naik Rp 300 ke Rp 8.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 65.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 28.200, Matahari (LPPF) turun Rp 250 ke Rp 10.450, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 16.950.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads