Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.535 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.390 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melaju 41,449 poin (0,94%) ke level 4.447,342 berkat perburuan investor terhadap saham-saham murah. Meski minim sentimen positif, aksi beli tetap terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 30,945 poin (0,70%) ke level 4.436,838 di tengah perdagangan yang sepi. Saham-saham komoditas melemah kena gara-gara aksi jual.
Sedangkan saham-saham di sektor lainnya masih menguat berkat aksi beli selektif. Laju penguatan indeks empat tertahan aksi ambil untung, tapi untungnya indeks masih mampu bertahan di zona hijau.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (27/9/2013), IHSG bertambah 17,826 poin (0,40%) ke level 4.423,719. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,465 poin (0,47%) ke level 738,968.
Banyak investor menahan diri karena minimnya sentimen positif yang bisa menggerakan pasar. Selain itu situasi ekonomi global yang tidak kondusif juga membuat transaksi hari ini sepi.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 109.166 kali pada volume 3,518 miliar lembar saham senilai Rp 3,908 triliun. Sebanyak 128 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 108 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berakhir mixed di akhir pekan dengan kecenderungan menguat. Berakhirnya Wall Street di zona hijau kemarin memberi cukup alasan supaya pelaku pasar lakukan aksi beli.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 4,22 poin (0,20%) ke level 2.160,03. Β
- Indeks Hang Seng menguat 82,01 poin (0,35%) ke level 23.207,04. Β
- Indeks Nikkei 225 turun 39,05 poin (0,26%) ke level 14.760,07. Β
- Indeks Straits Times bertambah 16,60 poin (0,52%) ke level 3.210,91. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Nipress (NIPS) naik Rp 1.750 ke Rp 10.700, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 450 ke Rp 10.650, Adira Finance (ADMF) naik Rp 300 ke Rp 8.200, dan Indofood (INDF) naik Rp 250 ke Rp 7.050.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 27.500, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 600 ke Rp 65.400, Surya Toto (TOTO) turun Rp 350 ke Rp 7.600, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 19.450.
(ang/dnl)











































