September Deflasi, IHSG Melaju 60 Poin

Sesi I

September Deflasi, IHSG Melaju 60 Poin

- detikFinance
Selasa, 01 Okt 2013 12:18 WIB
September Deflasi, IHSG Melaju 60 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 60 poin berkat maraknya aksi beli saham unggulan. Terjadinya deflasi pada September membuat pelaku pasar semangat beli saham.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 24,296 poin (0,56%) ke level 4.340,472 sempat melemah tipis tapi langsung balik arah ke zona hijau tak lama setelah pembukaan. Posisi indeks yang sudah jenuh jual langsung dimanfaatkan investor untuk aksi beli.

Saham-saham unggulan yang sudah murah jadi incaran investor, namun beberapa masih ada yang terkena tekanan jual. Aksi jual masih terjadi, terutama oleh investor asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (30/9/2013), IHSG melaju 60,526 poin (1,40%) ke level 4.376,702. Sementara Indeks LQ45 menanjak 15,804 poin (2,22%) ke level 728,705.

Ditutupnya operasional pemerintah Amerika Serikat (AS) tidak membuat pelaku pasar berhenti memburu saham. Pelaku pasar sudah melakukan antisipasi akan hal ini sejak pekan lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan selama September 2013 telah terjadi deflasi hingga 0,37%. Secara tahunan (year on year) tingkat inflasi September 2013 mencapai 7,75%.

Deflasi ini bisa menepis sentimen negatif dari AS dan membuat pelaku pasar terus berburu saham. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat, hanya sektor tambang yang kemarin sudah naik tinggi kini harus turun.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 95.584 kali pada volume 2,198 miliar lembar saham senilai Rp 2,383 triliun. Sebanyak 136 saham naik, sisanya 88 saham turun, dan 68 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih kompak menguat hingga siang hari ini. Pelaku pasar regional juga belum terpengaruh dengan sentimen dari AS.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 77,80 poin (0,54%) ke level 14.533,60. Β 
  • Indeks Straits Times naik 17,86 poin (0,56%) ke level 3.185,73. Β 
  • Indeks KOSPI naik tipis 0,03 poin (0,00%) ke level 1.996,99.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 950 ke Rp 35.950, Nipress (NIPS) naik Rp 850 ke Rp 12.000, Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 18.500, dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 450 ke Rp 12.450.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 25.450, Asahimas (AMFG) turun Rp 400 ke Rp 7.700, Siloam (SILO) turun Rp 350 ke Rp 10.050, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 19.250.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads