IHSG Masih Bisa Cetak Poin

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Bisa Cetak Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 02 Okt 2013 08:26 WIB
IHSG Masih Bisa Cetak Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menanjak 29 poin di tengah ramainya pemberitaan mengenai tutupnya pemerintahan Amerika Serikat (AS). Aksi beli investor domestik mempertahankan IHSG tetap positif.

Menutup perdagangan, Selasa (30/9/2013), IHSG menanjak 29,723 poin (0,69%) ke level 4.345,899. Sementara Indeks LQ45 melonjak 9,301 poin (1,30%) ke level 722,202.

Semalam Wall Street membuka bulan Oktober dengan naik cukup tinggi. Penguatan ini terjadi di tengah tutupnya pemerintahan Amerika Serikat (AS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 62,03 poin (0,41%) ke level 15.191,70. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 13,45 poin (0,80%) ke level 1.695,00. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 46,50 poin (1,23%) ke level 3.817,98.

Hari ini IHSG diperkirakan masih mampu cetak poin lagi setelah melihat bursa global dan regional yang rata-rata positif. Deflasi di September juga mendorong pelaku pasar lakukan aksi beli.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 16,09 poin (0,11%) ke level 14.500,81.
  • Indeks KOSPI naik 7,08 poin (0,35%) ke level 2.005,95. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin bergerak menguat didukung oleh pengumuman BPS terkait data deflasi serta neraca perdagangan yang di luar ekspektasi tercatat positif. Pergerakan pasar kemarin diwarnai oleh berita dari AS, yaitu 'government shutdown' karena masih belum tercapainya kesepakatan anggaran. Government shutdown terjadi ketika pemerintah tidak dapat membiayai layanan publik yang biayanya diambil dari APBN, sehingga pekerja yang melayani di sektor bersangkutan juga akan dirumahkan sementara. Terjadinya government shutdown ini merupakan ke 17 kalinya terjadi di AS. Berdasarkan apa yang telah terjadi, dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap pasar finansial AS, meski akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi AS, tergantung dari berapa lama shutdown terjadi. Hari ini kami proyeksikan IHSG aklan bergerak mixed/sideways dengan kecenderungan positif. Kisaran support-resistance 4.289-4.400.

KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +29.72 poin (+0.69%) ke 4,345.90 dengan jumlah transaksi sebanyak 7.4 juta lot atau setara dengan Rp4.1 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.14%), sektor basic-industries (+2.01%), sektor construction and property (+0.15%), sektor consumer goods (+1.37%), sektor finance (+0.88%), sektor infrastructure (+1.52%), sektor mining (-0.79%), sektor misc-industries (-1.71%), dan sektor trade (+0.49%).

Tercatat sebanyak 132 saham mengalami penguatan, 105 saham mengalami penurunan, 102 saham tidak mengalami perubahan dan 145 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BMRI (+3.14%), TLKM (+2.38%), KLBF (+7.63%), CPIN (+5.88%), dan BBNI (+4.29%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-1.55%), NISP (-15.86%), PWON (-7.02%), ITMG (-3.04%), dan PTBA (-2.75%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 274 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, PTPP, BMRI, MNCN, dan TLKM. Mata uang rupiah terapresiasi Rp 11.360 per dolar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan teknikal rebound setelah kemarin melemah cukup signifikan, MACD death cross, stochastic golden cross, berada di bawah MA 20 dan MA 60, peluang turun akan berlanjut untuk perdagangan besok. Dengan support 4.253 dan resistance 4.415. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: AALI, INCO, MDLN.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads