Induk TVOne Cari Utang Rp 900 Miliar untuk Bayar Utang

Induk TVOne Cari Utang Rp 900 Miliar untuk Bayar Utang

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 02 Okt 2013 11:54 WIB
Induk TVOne Cari Utang Rp 900 Miliar untuk Bayar Utang
Jakarta - Salah satu usaha Grup Bakrie, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), saat ini tengah mencari pinjaman sebesar US$ 90 juta (Rp 900 miliar). Pinjaman itu akan digunakan perseroan untuk membayar utang perusahaan yang akan jatuh tempo pada Februari 2014 mendatang.

Direktur Keuangan Visi Media Charlie Kasim menyebutkan, saat ini perseroan punya utang senilai US$ 80 juta kepada Deutsche Bank yang akan jatuh tempo pada Februari 2014 mendatang. Kisaran bunganya saat ini mencapai 9%. Untuk bisa melunasi utangnya itu, perseroan mencoba mencari pinjaman perbankan senilai US$ 90 juta.

"Total utang US$ 80 juta ke Deutche Bank. Itu jatuh tempo Februari 2014. Kita berusaha nyari pinjaman sekitar US$ 90 juta," kata Charlie usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta, Rabu (2/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, perseroan membuka segala kemungkinan kepada perbankan baik lokal maupun asing untuk bersedia memberikan pinjaman.

Menurut Charlie, perseroan akan mencari pinjaman jangka panjang dengan bunga di bawah 9%.

"Kita berusaha cari pinjaman baik dolar maupun rupiah tapi prefer ke rupiah, kita usahakan cari yang di bawah 9%. Ini untuk jangka panjang 4 tahun," ujarnya.

Saat ini, dia menyebutkan, utang di luar perbankan tercatat Rp 150 miliar untuk 2 unit anak usahanya yaitu ANTV dan TVOne. Sementara untuk Vivanews utangnya tercatat Rp 300 juta.

"Ke depan strateginya semua disesuaikan sama kebutuhan, kita mau minjem harus ada return yang jelas. Kalau nggak ada pinjaman cuma ngirit ongkos bagaimana kita bisa lawan perusahaan-perusahaan besar," kata dia.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads