IHSG akan Bergerak Fluktuatif

Rekomendasi Saham

IHSG akan Bergerak Fluktuatif

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 04 Okt 2013 08:33 WIB
IHSG akan Bergerak Fluktuatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik 31 poin berkat penguatan saham-saham unggulan di sektor tambang. Indeks berhasil positif meski dibayangi sentimen negatif dari pasar global.

Menutup perdagangan, Kamis (3/10/2013), IHSG naik 31,039 poin (0,71%) ke level 4.418,643. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,539 poin (0,76%) ke level 738,493.

Wall Street jatuh lagi menyusul kekhawatiran investor akan buntunya perdebatan anggaran AS oleh para anggota kongres. Hal ini membuat pemerintahan AS ditutup untuk hari ketiganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones anjlok 136,66 poin (0,90%) ke level 14.996,48. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 15,21 poin (0,90%) ke level 1.678,66. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq jatuh 40,68 poin (1,07%) ke level 3.774,34.

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif karena masih dibayang-bayangi sentimen ditutupnya pemerintahan AS. Selama ini sentimen itu masih belum terlalu mempengaruhi pasar.

Pergerakan bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 191,18 poin (1,35%) ke level 13.966,07. Β 
  • Indeks KOSPI turun 11,72 poin (0,59%) ke level 1.987,75. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup kembali menguat didorong oleh sentimen data inflasi dan neraca perdagangan yang surplus. Sentimen β€˜shutdown’ di AS hingga saat ini tidak berdampak pada signifikan pada bursa regional Asia. Berbeda halnya dengan Wall Street, di mana kekhawatiran akan dampak shutdown serta kemungkinan kegagalan meningkatkan pagu utang menjadi katalis negatif bagi pasar finansial. Konsensus Bloomberg memperkirakan shutdown yang terjadi selama sepekan akan memotong pertumbuhan ekonomi sebesar 0,1% dan dampaknya semakin meningkat jika shutdown terus terjadi. Selain itu data ADP employment September tercatat sebanyak 166.000 orang, lebih rendah dari konsensus yang sebanyak 180.000 orang. Depnaker AS tidak bisa merilis angka pengangguran pada hari Jumat ini jika masih terjadi shutdown. Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Di sisi lain, kami melihat pergerakan indeks masih akan dibayangi oleh volatilitas nilai tukar rupiah. Kisaran support-resistance 4.340-4.450.

KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +31.04 poin (+0.71%) ke 4,418.64 dengan jumlah transaksi sebanyak 9.2 juta lot atau setara dengan Rp 3.6 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.01%), sektor basic-industries (+0.27%), sektor construction and property (+0.01%), sektor consumer goods (-0.02%), sektor finance (+0.87%), sektor infrastructure (+0.57%), sektor mining (+2.48%), sektor misc-industries (+1.37%), dan sektor trade (+0.89%).

Tercatat sebanyak 139 saham mengalami penguatan, 87 saham mengalami penurunan, 117 saham tidak mengalami perubahan dan 141 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ASII (+1.57%), BBCA (+1.46%), TLKM (+1.14%), EXCL (+5.11%), dan UNTR (+3.01%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. PGAS (-0.93%), UNVR (-0.32%), TPIA (-5.44%), INTP (-0.79%), dan GGRM (-0.70%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp135 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, SILO, BBNI, BBRI, dan UNTR. Mata uang Rupiah terdepresiasi 11,530 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan kenaikan lanjutan setelah sehari sebelumnya mengalami kenaikan, volume naik, stochastic uptrend, peluang naik terbatas masih akan berlanjut untuk perdagangan besok dengan kecenderungan mixed. Dengan support 4.253 dan resistance 4.455. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BWPT, INDY, INKP.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads