Mengawali perdagangan, IHSG dibuka berkurang 11,592 poin (0,26%) ke level 4.363,367 akibat minimnya sentimen positif yang bisa jadi katalis penggerak. Indeks kompak melemah bersama bursa Asia.
Indeks masih bergerak dalam rentang yang tipis, menunjukkan pelaku pasar masih wait and see menunggu perkembangan pasar. Indeks hanya turun sampai di level 4.358,019 sebelum akhirnya berhasil naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (8/10/2013), IHSG melaju 45,840 poin (1,05%) ke level 4.420,799. Sementara Indeks LQ45 menanjak 9,351 poin (1,28%) ke level 740,737.
Secara perlahan tapi pasti indeks terus menanjak di zona hijau. Posisi tertingginya yang bisa diraih hari ini ada di level 4.430,269.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 83.913 kali pada volume 2,483 miliar lembar saham senilai Rp 2,835 triliun. Sebanyak 159 saham naik, sisanya 45 saham turun, dan 100 saham stagnan
Bursa -bursa regional mulai kompak menguat setelah pagi tadi semuanya melemah. Bursa China yang sudah tutup seminggu menyambut libur nasional kini mulai melaju di zona hijau.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 11,63 poin (0,53%) ke level 2.186,30. Â
- Indeks Hang Seng menanjak 222,96 poin (0,97%) ke level 23.196,91. Â
- Indeks Nikkei 225 menguat 18,69 poin (0,13%) ke level 13.872,01. Â
- Indeks Straits Times bertambah 12,45 poin (0,40%) ke level 3.149,04. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Siloam (SILO) turun Rp 150 ke Rp 10.750, Bayan (BYAN) turun Rp 100 ke Rp 8.400, Nusantara Inti (UNIT) turun Rp 50 ke Rp 345, dan SMART (SMAR) turun Rp 50 ke Rp 6.700.
(ang/dru)











































