Demikian disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (10/10/2013).
Dari sisi kinerja, Direktur Utama PTBA Milawarma menyebutkan, penjualan PTBA untuk periode Januari hingga September 2013 mengalami kenaikan sebesar 17% menjadi 13,24 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 11,36 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar ekspor perseroan meliputi Taiwan sebesar 2,24 juta atau 31% dari total ekspor. India menyumbang angka ekspor 1,85 juta ton atau 26%, Cina sebesar 1,2 juta ton atau 17%, Malaysia 0,99 juta ton atau 14%, Jepang sebesar 0,47 juta ton atau 6,5%, dan Vietnam 0,24 juta ton atau 3,5%.
Volume penjualan PTBA tersebut merupakan kontribusi dari volume produksi dan pembelian batubara periode Januari hingga September 2013 sebesar 13,27 juta ton atau naik 9% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 12,17 juta ton, masing-masing dari produksi PTBA unit pertambangan Tanjung Enim sebesar 12,47 juta ton yang terdiri dari produksi PTBA Unit Pertambangan Tanjung Enim sebesar 10,19 juta ton dan produksi anak perusahaan PT IPC sebesar 0,8 juta ton serta pembelian batubara dari pihak ketiga sebesar 2,27 juta ton.
Di triwulan IV ini, PTBA akan meresmikan beroperasinya PLTU 2x8 MW milik sendiri untuk mendukung operasional Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung.
Hal ini seiring dengan upaya peningkatan kapasitas Pelabuhan Tarahan dari 13 juta ton menjadi 25 juta ton per tahun serta dapat disandari kapal dengan bobot 150.000 DWT dari sebelumnya berkapasitas 80.000 DWT.
"Ditargetkan peningkatan kapasitas pelabuhan ini sudah rampung pada triwulan I-2014," kata dia.
(drk/ang)











































