Terganjal Profit Taking, IHSG Masih Bisa Naik 9 Poin

Sesi I

Terganjal Profit Taking, IHSG Masih Bisa Naik 9 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 28 Okt 2013 12:08 WIB
Terganjal Profit Taking, IHSG Masih Bisa Naik 9 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 9 poin meski lajunya tersendat aksi ambil untung. Indeks masih belum mampu bertahan di level psikologis 4.600.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 23,692 poin (0,52%) ke level 4.604,538. Banyaknya sentimen positif dari pasar regional dan global membuat pelaku pasar semangat berburu saham.

Aksi beli menyasar seluruh lapisan saham. Indeks pun sempat naik hingga ke posisi tertingginya hari ini di level 4.611,264.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (28/10/2013), IHSG menguat 9,737 poin (0,21%) ke level 4.590,583. Sementara Indeks LQ45 naik 0,745 poin (0,10%) ke level 772,518.

Aksi ambil untung menghambat penguatan IHSG. Aksi ini terjadi di saham-saham berbasis komoditas. Indeks sektoral di lantai bursa pun mixed. Posisi indeks yang sudah naik cukup tinggi jadi asalan untuk profit taking.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 68.892 kali pada volume 2,174 miliar lembar saham senilai Rp 2,412 triliun. Sebanyak 135 saham naik, sisanya 78 saham turun, dan 97 saham stagnan.

Bursa saham China jatuh ke zona merah siang ini membuat pergerakan bursa-bursa regional jadi variatif. Padahal pagi tadi bursa regional masih kompak menguat.

Berikut situasi di bursa-bursa regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 4,66 poin (0,22%) ke level 2.128,29.  
  • Indeks Hang Seng menguat 108,77 poin (0,48%) ke level 22.807,11.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 235,77 poin (1,67%) ke level 14.323,96.  
  • Indeks Straits Times naik 8,58 poin (0,27%) ke level 3.213,82.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Mayora (MYOR) naik Rp 700 ke Rp 29.850, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 300 ke Rp 11.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 31.750, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 17.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain SMART (SMAR) turun Rp 500 ke Rp 6.100, Nipress (NIPS) turun Rp 300 ke Rp 9.500, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 20.200, dan Fast Food (FAST) turun Rp 250 ke Rp 2.150.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads