Utang Jatuh Tempo Indosat 2013 Capai Rp 4 Triliun

Utang Jatuh Tempo Indosat 2013 Capai Rp 4 Triliun

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 30 Okt 2013 16:30 WIB
Utang Jatuh Tempo Indosat 2013 Capai Rp 4 Triliun
Jakarta -

PT Indosat Tbk (ISAT) akan bayar utang Rp 4 triliun yang jatuh tempo di 2013. Utang ini merupakan kombinasi antara dolar dan rupiah.

Pada triwulan III total utang jatuh tempo mencapai US$ 21.140.764 dan triwulan IV sebesar US$ 13.456.345. Division head investor Communications Indosat Andromeda H. Tristanto menjelaskan, pihaknya bakal membayar beban utang dolar di triwulan IV. Kurs dolar untuk laporan keuangan triwulan II dipatok sebesar Rp 9.929 dan triwulan III senilai Rp 11.613.

"Kalau punya utang dalam dolar, dengan melemahnya rupiah terhadap dolar, akan menyebabkan rugi kurs akibat dari valuasi utang dolar yang semakin besar bila dibukukan dalam rupiah," ucap Andro kepada wartawan di Penang Bistro Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, beban kurs tertinggi datang dari beban pokok pinjaman. Sementara beban bunga dalam kurs dolar tidak terlalu tinggi. Utang ini dibayarkan dari pendapatan operasional dan penerimaan
penjualan menara.

Hingga Juni 2013 total utang Indosat kurang lebih Rp 20 triliun. Termasuk di dalamnya utang dalam dolar senilai US$ 1 miliar.

"Utang US$ 1 miliar sebesar US$ 650 juta di obligasi dan jatuh tempo di 2020. Kalau US$ 350 juta jatuh temponya dari sekarang sampai 2019," sebutnya.

Pada kesempatan itu Andro menjelaskan kemungkinan terganggunya laba perusahaan. Hal ini terjadi karena rugi kurs akibat utang jatuh tempo dalam bentuk dolar. Hal ini dibenarkan oleh Group Head Corporate Secretary Indosat Strasfiatri Auliana.

"Laporan keuangan kita akan ada rugi kurs besar tapi itu dalam bentuk non cash," sebutnya.

Untuk belanja modal (capital expenditure). Indosat pada tahun 2013 ini mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 8 triliun.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads