Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,627 poin (0,06%) ke level 4.435,216. Indeks sempat dibuka turun tipis dan tak lama balik arah ke zona hijau. Indeks bergerak dalam rentang yang tipis.
Investor belum terlalu semangat untuk berburu saham namun masih ada aksi beli selektif yang terjadi di lantai bursa. Namun sayangnya aksi jual saham juga cukup banyak terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks hanya mampu menanjak sampai ke level 4.446,330 sebelum akhirnya terjatuh ke teritori negatif. Aksi beli di saham-saham komoditas gagal mengembalikan indeks ke jalur hijau.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 71.924 kali pada volume 1,604 miliar lembar saham senilai Rp 2,023 triliun. Sebanyak 83 saham naik, sisanya 139 saham turun, dan 90 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia kini mulai balik arah ke zona merah setelah pagi tadi rata-rata menguat. Pelaku pasar mulai melepas saham sehingga hanya bursa Singapura yang masih bisa menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,97 poin (0,05%) ke level 2.148,59. Â
- Indeks Hang Seng turun 42,11 poin (0,18%) ke level 23.207,68. Â
- Indeks Straits Times menguat 6,98 poin (0,22%) ke level 3.208,18. Â
- Indeks KOSPI berkurang 11,11 poin (0,54%) ke level 2.028,31. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indocement (INTP) naik Rp 750 ke Rp 20.750, Astra Agro (AALI) naik Rp 750 ke Rp 20.350, Sona Topas (SONA) naik Rp 475 ke Rp 3.975, dan Tower Bersama (TBIG) naik Rp 200 ke Rp 5.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 4.500 ke Rp 360.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 35.500, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 28.850, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 29.350.
(ang/dru)











































