Kena Rugi Selisih Kurs, Laba Kimia Farma Tergerus 18% ke Rp 121 Miliar

Kena Rugi Selisih Kurs, Laba Kimia Farma Tergerus 18% ke Rp 121 Miliar

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 04 Nov 2013 16:26 WIB
Kena Rugi Selisih Kurs, Laba Kimia Farma Tergerus 18% ke Rp 121 Miliar
Jakarta - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatat laba bersih Rp 121,44 miliar pada triwulan III-2013. Laba bersih ini turun 18,01% dibandingkan periode sama tahun 2012 yang senilai Rp 148,13 miliar.

Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rusman menjelaskan penurunan laba bersih ini dikarenakan pergeseran tender yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pengaruh rugi kurs. Namun pada triwulan IV, BUMN farmasi ini optimis meraup pendapatan yang tinggi.

"Ini lebih karena pergeseran proyek pemerintah saja yang belum selesai. Ada sedikit beban kurs. Tapi nanti naik di triwulan IV," ucap Rusdi kepada detikFinance, Senin (4/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari laporan keuangan perseroan, terjadi peningkatan penjualan bersih dari angka Rp 2,76 triliun di triwulan III-2012 menjadi Rp 2,81 triliun pada triwulan III-2013. Namun perusahaan pelat merah ini mencatat kenaikan beban pokok penjualan dari Rp 1,92 triliun ke angka Rp 1,95 triliun di triwulan III-2013.

Beban usaha perseroan juga meroket cukup tinggi dari Rp 713,34 miliar menjadi Rp 639,47 miliar. Kimia Farma juga mencatat peningkatan kerugian kurs dari Rp 1,54 miliar ke angka Rp 4,40 miliar.

Pada perdagangan hari ini, harga saham Kimia Farma stagnan di posisi Rp 610 per lembar. Sebanyak 475 lot sahamnya ditransaksikan 52 kali senilai Rp 145 juta.

Sahamnya masih memberikan imbahl hasil alias selisih investasi yang minus jika dilihat dari awal tahun sampai hari ini (year to date), tepatnya -17,57%. Dalam setahun terakhir (year on year) sahamnya tumbuh 15,09%.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads