Dalam laporannya kepada Securities Exchange Commission (SEC) yang dikutip CNN, Twitter menaikkan nilai sahamnya menjadi US$ 23 (Rp 230.000) hingga US$ 25 (Rp 250.000) per lembar. Sebelumnya rentang harganya ada di US$ 17-20 (Rp 170.000-200.000) per lembar.
Emiten berkode saham TWTR itu sekarang bisa meraup dana dalam rentang US$ 1,6 miliar (Rp 16 triliun) hingga US$ 1,8 miliar (Rp 18 triliun). Sahamnya akan mulai diperdagangkan di lantai bursa pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan harga saham yang naik ini, kapitalisasi pasar atau nilai perusahaan Twitter menjadi sekitar US$ 12,8-13,9 miliar (Rp 128-139 triliun). Kapitalisasi pasarnya itu mencapai setengah dari rivalnya, LinkedIn (LNKD).
(ang/hen)











































