Raksasa jejaring sosial Twitter akan melantai di Bursa Saham New York besok waktu setempat. Harganya US$ 26 (Rp 260.000) per lembar. Berminat?
Kemarin dalam laporannya kepada Securities Exchange Commission (SEC), Twitter sudah menaikkan nilai sahamnya menjadi US$ 23 (Rp 230.000) hingga US$ 25 (Rp 250.000) per lembar. Sebelumnya rentang harganya ada di US$ 17-20 (Rp 170.000-200.000) per lembar.
Namun setelah disepakati, seperti dikutip dari AFP, Kamis (7/11/2013), akhirnya harga sahamnya dipatok US$ 26 per lembar. Dengan harga sahamnya itu Twitter bisa menjaring dana hingga US$ 1,82 miliar (Rp 18,2 triliun).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emiten berkode saham TWTR itu akan punya kapitalisasi pasar atau nilai perusahaan sebesar US$ 14,4 miliar (Rp 144 triliun). Lebih tinggi dari prediksi awal yang ada di rentang US$ 12,8-13,9 miliar (Rp 128-139 triliun). Kapitalisasi pasarnya itu mencapai setengah dari rivalnya, LinkedIn (LNKD).
(ang/dnl)











































