Sawit Sumbermas Tawarkan Saham IPO Maksimal Rp 970 per Lembar

Sawit Sumbermas Tawarkan Saham IPO Maksimal Rp 970 per Lembar

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 07 Nov 2013 17:50 WIB
Sawit Sumbermas Tawarkan Saham IPO Maksimal Rp 970 per Lembar
Jakarta - Perusahaan perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk menawarkan harga saham di kisaran Rp 670-Rp 970 per saham dalam Initial Public Offering (IPO) yang rencananya akan digelar pada bulan November 2013. Perseroan akan memperoleh dana segar sekitar Rp 1,45 triliun dalam IPO ini.

"Perseroan akan melepas jumlah saham sebanyak-banyaknya 1,5 miliar lembar saham atau 15,7% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan," kata Direktur Utama Perseroan Rimbun Situmorang dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Dia menyebutkan, nantinya dana hasil IPO tersebut, sebesar 60%akan digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan yang meliputi perluasan lahan perkebunan, pembangunan PKS serta sarana pendukungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara sekitar 25% akan digunakan untuk melunasi utang bank, dan sebesar 15% akan digunakan untuk membiayai modal kerja.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT BNP Paribas Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas dan PT RHB OSK Securities Indonesia.

Perkiraan jadwal emisi adalah sebagai berikut: pernyataan tanggal efektif pada 29 November 2013, masa penawaran 3 – 5 Desember 2013, dan tanggal penjatahan 9 Desember 2013. Saham ini direncanakan akan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 Desember 2013.

Rimbun Situmorang mengatakan, hingga saat ini kualitas produk perkebunan, yang berdasarkan standar nasional dan international selalu terjaga dengan baik.

Perseroan berencana untuk terus mengembangkan areal perkebunan kelapa sawit yang dimilikinya saat ini, maupun dengan mengakuisisi perkebunan kelapa sawit lain yang berpotensi.

Per 2013, Perseroan mengelola sebelas estate kelapa sawit dengan luas lahan sebesar 78.071 hektar di Pulau Kalimantan, dimana 33.208 hektar di antaranya merupakan lahan tertanam.

Perseroan juga mengoperasikan empat pabrik pengolahan kelapa sawit dengan total kapasitas sebesar 240 ton TBS per jam dan satu kernel crushing plant dengan kapasitas 150 ton per hari.

Pendapatan Perseroan per 30 Juni meningkat sebesar 15% di tahun 2013 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2012, terutama dikarenakan pertumbuhan produksi dan volume penjualan produk, yakni CPO, PK dan PKO.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads