Pasca Special Audit, Laba Bersih Semen Gresik 2002-2003 Turun

Pasca Special Audit, Laba Bersih Semen Gresik 2002-2003 Turun

- detikFinance
Jumat, 12 Nov 2004 17:38 WIB
Jakarta - Laba bersih konsolidasi PT Semen Gresik Tbk (SMGR) untuk tahun 2002 dan 2003 mengalami penurunan setelah selesainya pelaksanaan special audit. Laporan keuangan Semen Gresik 2002-2003 yang semula memperoleh status disclaimer (tanpa pendapat) kini menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP).Laba bersih Semen Gresik tahun 2002 yang sebelumnya memperoleh opini disclaimer sebesar Rp 196 miliar setelah pemuktahiran data atau adjustment menjadi Rp 151 miliar atau mengalami penurunan Rp 45 miliar. Sedangkan laba bersih Semen Gresik tahun 2003 yang sebelumnya memperoleh opini disclaimer sebesar Rp 399 miliar setelah pemuktahiran data atau adjustment menjadi Rp 378 miliar atau turun Rp 21 miliar.Demikian diungkapkan oleh Cholil Hasan, Direktur Keuangan PT Semen Gresik Tbk yang didampingi Direktur Keuangan Semen Padang Endang Irzal setelah melapor hasil special audit kepada Direksi Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat,(12/11/2005).Pemuktahiran laporan keuangan Semen Gresik Group dalam rangka special audit tersebut dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik PricewaterhouseCoopers (PwC). Seperti diketahui, laporan keuangan Semen Gresik konsolidasi tahun 2002 dan 2003 belum disetujui oleh pemegang saham, karena salah satu anak perusahaannya PT Semen Padang laporan keuangannya dinilai auditor tidak lengkap.Menurut Cholil, pemuktahiran data (special audit) dilakukan karena beberapa transaksi pendukungnya tidak lengkap. Sehingga ada pemuktahiran yang dibebankan menjadi biaya pada 2002 dan 2003. Latar belakang audit juga kata Cholil, sangat terbatas pada beberapa dokumen yang belum ditemukan dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian auditor.Sedangkan Direktur Keuangan Semen Padang Endang Irzal mengatakan, dilakukannya special audit,/i> terutama pada Semen Padang karean dalam proses pembelian adarantai ayng terputus. "Misalnya kalau beli mobil harus ada BKPK, dan auditor mempertanyakan apakah barang-barang seperti spare parts milik Semen Padang. Apakah hal tersebut bisa dibuktikan," ujar Irzal.Untuk audit tahun buku 2004 menurut Cholil, laporan keuangannya melanjutkan dari tahun sebelumnya. Diharapkan hingga akhir tahun 2004 laba bersih Semen Gresik konsolidasi mencapai Rp 400 miliar. Semen Gresik sendiri akan menggelar RUPS pada 30 November untuk meminta persetujuan pengesahan laporan keuangan 2002 dan 2003. Sementara Dirut BEJ Erry Firmansyah mengatakan, dengan selesainya special audit ini BEJ tidak melihat ada hal-hal yang bermasalah lagi. Malahan menurutnya, kinerja Semen Gresik terlihat membaik setelah dilakukannya special audit tersebut. Namun BEJ tetap meminta perseroan untuk melakukan publik ekspose setelah dilakukannya RUPS. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads