Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di posisi Rp 11.525 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.590 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 35,579 poin (0,83%) ke level 4.337,470 mengekor penguatan bursa-bursa utama di dunia. Bursa global dan regional menguat setelah ada sinyal program stimulus di AS akan berlanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melonjak 66,684 poin (1,55%) ke level 4.368,575 menyusul perburuan saham-saham murah oleh investor. Sentimen positif dari luar dimanfaatkan untuk jadi katalis penggerak indeks.
Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun kompak menguat. Rata-rata penguatannya lebih dari satu persen. Saham-saham bank kelas berat jadi incaran investor.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (13/11/2013), IHSG melesat 65,480 poin (1,52%) ke level 4.367,371. Sementara Indeks LQ45 menanjak 14,104 poin (1,97%) ke level 728,902.
Aksi beli kali ini masih didominasi investor lokal meski perdagangan cenderung berjalan sepi daripada kemarin. Investor asing memilih lakukan aksi tunggu dan sesekali melepas saham.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 138.662 kali pada volume 4,367 miliar lembar saham senilai Rp 4,626 triliun. Sebanyak 190 saham naik, sisanya 69 saham turun, dan 85 saham stagnan
Bursa-bursa di Asia juga berhasil mempertahankan momentum dan akhirnya ditutup kompak menguat. Bursa saham Jepang tetap memimpin perdagangan dengan lonjakan lebih dari dua persen.
Berikut situasi di bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 12,57 poin (0,60%) ke level 2.100,51. Β
- Indeks Hang Seng menguat 185,32 poin (0,82%) ke level 22.649,15. Β
- Indeks Nikkei 225 melonjak 309,25 poin (2,12%) ke level 14.876,41. Β
- Indeks Straits Times bertambah 22,91 poin (0,72%) ke level 3.189,65. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Mayora (MYOR) naik Rp 1.200 ke Rp 29.400, Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp 950 ke Rp 8.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 900 ke Rp 32.400, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 38.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 65.500, Asahimas (AMFG) turun Rp 250 ke Rp 7.600, Jasa Marga (JSMR) turun Rp 150 ke Rp 5.150, dan Inti Agri (IIKP) turun Rp 110 ke Rp 1.260.
(ang/dru)











































