Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di posisi Rp 11.525 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.590 per dolar AS.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (13/11/2013), IHSG melesat 65,480 poin (1,52%) ke level 4.367,371. Sementara Indeks LQ45 menanjak 14,104 poin (1,97%) ke level 728,902.
Semalam, indeks-indeks saham di bursa Wall Street naik, bahkan Dow Jones dan S&P 500 tembus rekor tertinggi. Berikut hasil pergerakan Wall Street semalam:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks S&P 500 naik 8,62 poin (0,48%) ke level 1.790,62
- Indeks Nasdaq naik 7,17 poin (0,18%) ke level 3.972,74
Melihat pergerakan ini, sejumlah analis memperkirakan kenaikan IHSG masih bisa terjadi di hari ini.
Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:
- Nikkei 225 naik 170,29 poin (1,14%) ke level 15,046,66
- Kospi naik 26,95 poin (1,35%) ke level 1.994,18
Ini rekomendasi dan prediksi pergerakan saham hari ini:
eTrading
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +65,48 poin (+1,52%) ke 4.367,37 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,7 juta lot atau setara dengan Rp 4,6 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG pada hari ini a.l sektor agricultural (+1,66%), sektor basic-industries (+1,28%), sektor construction and property (+2,43%), sektor consumer goods (+1,49%), sektor finance (+2,57%), sektor infrastructure (+0,57%), sektor mining (+1,53%), sektor misc industries (+1,14%), dan sektor trade (+0,66%).
Tercatat sebanyak 190 saham mengalami penguatan, 69 saham mengalami penurunan, 85 saham tidak mengalami perubahan dan 141 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 155 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, TLKM, BBCA, PGAS, dan KLBF. Mata uang rupiah terapresiasi 11.545 per dolar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG pada hari ini merupakan teknikal rebound setelah berhasil bertahan di support di 4.304, hingga selanjutnya mencoba resistance 4.403 kembali, volume menurun, stochastic golden cross, PSAR masih berada pada sinyal downtrend.
Untuk perdagangan hari ini perkirakan akan mengalami kenaikan lanjutan. Dengan support 4.191 dan resistance 4.403.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: HRUM,PTPP,WSKT.
Trust Securities
Sebelumnya kami sampaikan bahwa selama belum ada sinyal maupun sentimen positif, maka IHSG masih dalam tren pelemahannya namun, tampaknya angin positif kian berhembus seiring dengan positifnya bursa saham AS yang berimbas pada bursa saham Asia, termasuk IHSG. Adanya pernyataan dari calon tunggal Gubernur The Fed, Jennet Yellen, yang masih akan melanjutkan stimulus memberikan sentimen positif sehingga dapat mengimbangi sakit hati dari para pelaku pasar atas kenaikan BI rate yang tidak terduga.
Selain itu, pelaku pasar juga memanfaatkan pelemahan yang terjadi sebelumnya untuk kembali masuk pasar.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.382,91 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.322,88 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.367,37. Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Jumat ini diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.310-4.350 dan resistance 4.380-4.395. Berpola menyerupai separating lines menyentuh lower bollinger bands (LBB). MACD mencoba bertahan dari penurunan dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba untuk upreversal. Laju IHSG yang menyentuh harga low di atas target resisten (4.312-4.327) memberikan gambaran keinginan IHSG untuk bergerak positif. Jika tidak ada sentimen negatif yang menghadang maka keinginan IHSG untuk rebound diharapkan dapat tercapai.
(dnl/dnl)











































