Membuka perdagangan, IHSG melaju 32,383 poin (0,76%) ke level 4.267,644 berkat aksi beli investor di saham-saham murah. Posisi indeks yang sudah oversold kini dimanfaatkan jadi aksi beli.
Saham-saham yang kemarin turun tajam kini mulai dilirik lagi oleh pelaku pasar. Setelah naik hingga ke posisi tertingginya hari ini di 4.272,433, laju penguatan indeks malah melambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan yang pagi tadi menguat langsung jadi sasaran aksi ambil untung, terutama di sektor agrikultur, tambang, dan finansial. Aksi jual ini rata-rata dilakukan investor asing.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 68.900 kali pada volume 3,173 miliar lembar saham senilai Rp 2,761 triliun. Sebanyak 98 saham naik, sisanya 112 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga siang hari ini, hampir sama seperti pagi tadi. Pelaku pasar Asia masih menahan diri untuk berbelanja banyak saham.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 15,10 poin (0,69%) ke level 2.198,17. Â
- Indeks Hang Seng menguat 114,31 poin (0,48%) ke level 23.795,59. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 49,57 poin (0,32%) ke level 15.465,67. Â
- Indeks Straits Times berkurang 5,05 poin (0,16%) ke level 3.168,46. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 600 ke Rp 11.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 11.750, Multi Prima (LPIN) turun Rp 400 ke Rp 4.100, dan Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 18.650.
(ang/dnl)











































