Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melanjutkan pelemahan dengan koreksi 12,012 poin (0,30%) ke level 4.221,175. Minimnya sentimen positif membuat indeks sulit bergerak ke atas.
Indeks sempat menyentuh zona positif hanya sampai di level 4.252,691. Aksi jual yang terus terjadi rata-rata dilakukan oleh investor lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham komoditas dan finansial masih jadi incaran invetsor. Tapi aksi jual juga terjadi di saham-saham lapis dua sehingga menahan laju penguatan IHSG.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi hanya sebanyak 42.019 kali pada volume 1,797 miliar lembar saham senilai Rp 1,404 triliun. Sebanyak 117 saham naik, sisanya 74 saham turun, dan 90 saham stagnan.
Pergerakan bursa-bursa di Asia masih sama seperti pagi tadi. Beberapa mampu menguat, seperti bursa China dan Hong Kong. Jepang yang mengalami deflasi saja bursanya bisa kena koreksi gara-gara tak ada katalis positif.
Berikut situasi di bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,66 poin (0,03%) ke level 2.220,04. Â
- Indeks Hang Seng menguat 74,99 poin (0,32%) ke level 23.864,08. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 80,88 poin (0,51%) ke level 15.646,24. Â
- Indeks Straits Times turun 15,99 poin (0,50%) ke level 3.170,38. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 650 ke Rp 28.800, J Resources (PSAB) naik Rp 250 ke Rp 2.350, Astra Agro (AALI) naik Rp 150 ke Rp 22.300, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 110 ke Rp 2.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 300 ke Rp 11.350, Indocement (INTP) turun Rp 100 ke Rp 18.850, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 100 ke Rp 9.800, dan Hero Supermarket (HERO) turun Rp 100 ke Rp 2.550.
(ang/dnl)











































