Menutup perdagangan awal pekan, Senin (9/12/2013), akhirnya IHSG berlabuh di zona hijau atau ditutup di level 4.214,342. IHSG naik 33 poin (0,80%). Sementara indeks LQ45 juga berada di zona positif di level 699,821 atau naik 8,7 poin.
Saham-saham di Wall Street berakhir positif di tengah perdagangan yang cukup sepi. Indeks S&P 500 kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini IHSG punya peluang untuk menguat terbatas membuntuti bursa global. Namun tren IHSG saat ini masih melemah jadi bisa juga bergerak mixed.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 29,43 poin (0,19%) ke level 15.620,78. Β
- Indeks KOSPI turun 8,11 poin (0,41%) ke level 1.992,27. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Positifnya laju bursa saham Asia yang terimbas pergerakan bursa saham AS setelah dirilisnya beberapa data ketenagakerjaan dan konsumer memberikan tambahan sentimen positif bagi laju IHSG. Hampir seluruh sektor mengalami penguatan seiring dengan aksi beli yang terjadi. Akan tetapi, aksi beli yang terjadi, terutama dari aksi beli asing, belum terlalu besar seiring masih wait & see nya pelaku pasar terhadap data-data yang akan dirilis pekan ini, terutama jelang dirilisnya BI rate. Adanya rilis Paket Kebijakan Ekonomi lanjutan, turut memberikan sentimen positif yang diikuti pula dengan penguatan tipis laju Rupiah. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4227,23 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4192,47 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4214,34. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Selasa (10/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4185-4206 dan resistance 4221-4238. Berpola menyerupai unique three river bottom dekati lower bollinger bands (LBB). MACD masih melandai dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba upreversal. Laju IHSG mampu bergerak di atas kisaran target resisten (4195-4206) sehingga memberikan harapan akan penguatan lanjutan. Akan tetapi, oleh karena kenaikan yang terjadi masih dalam zona tren penurunan maka selalu mewaspadai potensi pembalikan arah sesaat. Diharapkan masih ada kesempatan untuk penguatan lanjutan.
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +33.55 poin (+0.80%) ke 4,214.34 dengan jumlah transaksi sebanyak 6.7 juta lot atau setara dengan Rp4 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG pada hari ini a.l sektor agricultural (+0.35%), sektor basic-industries (+0.96%), sektor construction and property (-0.40%), sektor consumer goods (+1.39%), sektor finance (+1.20%), sektor infrastructure (+0.60%), sektor mining (+0.19%), sektor misc-industries (+1.97%), dan sektor trade (-0.11%).
Tercatat sebanyak 122 saham mengalami penguatan, 106 saham mengalami penurunan, 106 saham tidak mengalami perubahan dan 152 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BMRI (+4.79%), ASII (+2.44%), UNVR (+2.94%), BBRI (+2.10%), dan TLKM (+1.25%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBCA (-1.05%), SCMA (-2.78%), BSDE (-3.47%), PGAS (-0.52%), dan TBIG (-1.61%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp88 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, ASII, INDF, BBCA, dan PWON. Mata uang Rupiah terdepresiasi 11,974 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan pullback setelah empat hari berturut-turut turun, sekaligus mencoba keluar dari area support 4,072 dan 4,191 serta menguji area resistance 4,353 dan 4,395, volume hari ini lebih kecil dibanding kemarin, stochastic berpeluang goldencross, macd dan psar masih memberikan sinyal negative, untuk hari ini kami melihat akan adanya peluang kenaikan terbatas dengan kecenderungan mixed, trading buy pilihan trading yang kami rekomendasikan saat ini. Dengan support 4,072 dan resistance 4,353. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ASII, BBRI, INDF.
(ang/ang)











































