IHSG dan Rupiah Anjlok Bersama

IHSG dan Rupiah Anjlok Bersama

- detikFinance
Jumat, 13 Des 2013 16:12 WIB
IHSG dan Rupiah Anjlok Bersama
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan suram, jatuh 37 poin gara-gara maraknya aksi jual. Rupiah juga ikut melemah temani IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.010 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.960 per dolar.

Nilai tukar negeri Paman Sam sempat menguat cukup tinggi sampai posisi terkuatnya di Rp 12.100 per dolar AS. Penguatan dolar ini juga terjadi terhadap mata uang di regional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 5,417 poin (0,13%) ke level 4.206,801. Indeks sempat naik tipis di tengah koreksi yang terjadi di seluruh bursa Asia. Posisi indeks yang sudah jenuh jual memunculkan aksi beli investor.

Setelah naik tipis indeks langsung terjerembab di zona merah. Aksi jual oleh investor asing muncul lagi sehingga indeks tak mampu balik arah ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan sesi I,IHSG berkurang 10,159 poin (0,24%) ke level 4.202,059 masih terjebak di zona merah meski bursa-bursa regional sudah berhasil menguat. Aksi jual investor asing menahan indeks tetap negatif.

Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 4.163,862. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun kompak melemah.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (13/12/13), IHSG ditutup terkoreksi 37,388 poin (0,89%) ke level 4.174,830. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 8,728 poin (1,25%) ke level 691,513.

Aksi jual ini dilakukan oleh seluruh investor, baik itu lokal maupun asing. Saham-saham lapis dua yang jadi sasaran aksi jual kali ini.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 110.221 kali pada volume 4,108 miliar lembar saham senilai Rp 4,308 triliun. Sebanyak 71 saham naik, sisanya 148 saham turun, dan 123 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan akhir pekan ini dengan mixed. Rata-rata berhasil menguat di zona hijau, kecuali Bursa Efek Indonesia (BEI) dan bursa China.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 6,72 poin (0,31%) ke level 2.196,07.  
  • Indeks Hang Seng naik 27,84 poin (0,12%) ke level 23.245,96.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 61,29 poin (0,40%) ke level 15.403,11.  
  • Indeks Straits Times bertambah 7,76 poin (0,25%) ke level 3.066,80.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Matahari (LPPF) naik Rp 500 ke Rp 10.900, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 61.900, Ultrajaya (ULTJ) naik Rp 275 ke Rp 4.175, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 23.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lionmesh (LMSH) turun Rp 2.000 ke Rp 8.000, Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 1.200 ke Rp 5.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 39.400, dan Unilever (UNVR) turun Rp 550 ke Rp 25.950.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads