Langkah yang dilakukan The Fed ini juga menunjukkan bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah mulai membaik, sehingga pelaku pasar merasa tidak khawatir meski program stimulus bank sentral AS itu akan mulai dikurangi.
"Ini memberi kepercayaan diri terhadap ekonomi AS dan menjadi tahap untuk kembali ke kebijakan moneter yang lebih normal," kata David Joy, kepala stratgei pasar dari Ameriprise Financial di Boston, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak saham yang langsung reli setelah pengumuman The Fed itu. Seluruh sektor industri di indeks S&P 500 berhasil menguat dipimpin saham-saham teknologi.
Gubernur The Fed Ben Bernanke akan mulai mengurangi nilai pembelian obligasi itu Mei tahun depan, sesuai prediksi analis. Tiga bulan lalu, The Fed sudah berencana melakukan pemangkasan ini namun batal.
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 292,71 poin (1,84%) ke level 16.167,97. Indeks S&P 500 menanjak 29,65 poin (1,66%) ke level 1.810,65. Indeks Komposit Nasdaq melompat 46,384 poin (1,15%) ke level 4.070,064.
(ang/ang)











































