Laba Ancol 2004 Dipastikan Lampaui Target

Laba Ancol 2004 Dipastikan Lampaui Target

- detikFinance
Kamis, 25 Nov 2004 13:23 WIB
Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) optimistis bisa melampui target laba bersih hingga akhir tahun 2004 yang semula sebesar Rp 105 miliar. Laba bersih perseroan sampai akhir tahun ini diperkirakan mencapai Rp 108 miliar."Laba yang kita targetkan tahun ini akan tercapai bahkan akan melebihi dari Rp 105 miliar. Kita perkirakan laba akhir tahun ini sekitar Rp 106 miliar sampai Rp 108 miliar," kata Budi Karya, Dirut PJAA usai RUPSLB yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta Kamis,(25/11/2004). Menurut Budi, melonjaknya laba bersih sampai akhir tahun 2004 terutama karena pendapatan perseroan selama Liburan Idul Fitri tahun ini mengalami kenaikan sekitar 37 persen dibanding tahun lalu. Perseroan menargetkan hingga akhir tahun ini memperoleh pendapatan sebesar Rp 550 miliar. Budi juga menambahkan, pada tahun 2005 perseroan akan menambah kapasitas fasilitas rekreasi pengunjung dengan melakukan renovasi dan revitalisasi baik di arena Dufan, Gelanggang Renang maupun Gelanggang Samudera. Untuk arena Gelanggang Renang, perseroan menargetkan bisa diselesaikan pada pertengahan tahun 2005. Sementara, revitalisasi di Gelanggang Samudera diharapkan selesai pada tahun 2005 dengan nilai investasi sebesar Rp150 miliar. Pelepasan Saham Mengenai rencana pelepasan sisa saham IPO (Initial Public Offering) sebesar 5 persen, Budi menegaskan bahwa sampai saat ini perseroan belum memutuskan waktu pelaksanaannya maupun harga saham yang dilepas. Meskipun diakui pihaknya telah mendapatkan ijin dari Pemda DKI selaku pemegang saham mayoritas di Ancol. "Kita akan akan terus mengkaji pelepasan sisa saham 5 persen. Tapi belum diputuskan. Bahkan, kita belum sampai pada pembicaraan dengan PT Danareksa Sekuritas (selaku penjamin emisi)," katanya. Seperti diketahui, pada awal Juli lalu Ancol melakukan IPO dengan melepas 10 persen atau sekitar 80 juta lembar saham perseroan ke publik dengan harga penawaran Rp 1.025 per lembar. Sedianya, jumlah saham yang dilepas itu adalah 15 persen atau setara 127 juta lembar. Sedangkan dalam hasil RUPSLB tadi, perseroan menyetujui untuk menambah jumlah komisaris dari 4 menjadi 5 komisaris yang terdiri dari 3 komisaris wakil pemegang saham dan 2 komisaris independen. Ketiga komisaris wakil pemegang saham tersebut adalah Ma'mun Amin, Trisna Muliadi, Hari Sandjojo Malang Joedo. Sedangkan kedua komisaris independen yaitu Daryanto Mangoenpratolo Yosodiningrat dan Palgunadi Tatit Setyawan. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads