Salah satu katalis penggeraknya adalah kerjasama antara Apple Inc dengan China Mobile untuk mendistribusikan iPhone di negeri tirai bambu sehingga bisa mendorong omzetnya naik hingga miliaran dolar AS. Saham Apple pun naik 3,8% ke level US$ 570,09 per lembar
Penguatan saham Apple ini dibuntuti oleh saham-saham teknologi lainnya. Indeks sektor teknologi pun naik 1,5%, tertinggi di antara 10 sektor industri lainnya di S&P.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wall Street mencetak rekor di tengah perdagangan yang sepi. Hanya 4,68 miliar lembar saham diperdagangkan, jauh di bawah rata-rata harian sebanyak 6,49 miliar lembar di bulan ini.
Tipisnya perdagangan memang wajar karena banyak pelaku pasar yang sudah meliburkan diri menyambut hari Natal. Pasar modal akan tutup lebih awal di perdagangan Selasa dan tutup Rabu.
Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones menanjak 73,47 poin (0,45%) ke level 16.294,61. Indeks S&P 500 naik 9,67 poin (0,53%) ke level 1.827,99.
Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq melaju 44,163 poin (1,08%) ke level 4.148,903, posisi tertingginya sejak Agustus 2000. Indeks Dow Jones dan S&P juga sempat tembus rekor intraday tertinggi yaitu di 16.318,11 dan 1.829,75.
(ang/ang)











































