Kapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) di pasar modal Indonesia tembus Rp 4.163,08 triliun per tanggal 27 Desember 2013. Pencapaian market cap ini naik dibandingkan periode yang sama tahun 2012 yang senilai Rp 4.126,99 triliun.
"Market cap mencapai Rp 4.163.08 triliun," kata Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Pasar Modal Nurhaida saat jumpa pers akhir tahun di BEI Jakarta, Senin (30/12/2013).
Pada penutupan perdagangan terakhir tahun ini IHSG ditutup melonjak 61,197 poin (1,45%) ke level 4.274,177. Akhir tahun lalu IHSG menanjak 34,826 poin (0,81%) ke level 4.316,687. Dengan posisi penutupan perdagangan hari ini maka IHSG tumbuh minus 0,98% selama 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tekanan pasar modal cukup tajam karena faktor global dan domestik," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Nurhaida menjelaskan jumlah emiten yang melakukan penawaran sahan perdana (Initial Public Offering) hingga akhir 2013. Sebanyak 28 emiten melakukan IPO per tanggal 30 Desember 2013.
Angka ini naik dibandingkan periode 2012 yang hanya sebanyak 24 emiten. Sedangkan jumlah perusahaan yang melakukan penerbitan saham baru (rights issue) mencapai 31 emiten atau naik dibandingkan tahun 2012 yang sebanyak 22 emiten.
Untuk penerbitan obligasi dan sukuk, sebanyak 50 emiten menawarkannya di 2013. Angka ini mengalami penurunan dibandngkan tahun 2012 yang sebanyak 62 emiten.
"Yang turun di obligasi dan sukuk. Sumber pembiayaan perusahaan berpindah dari sukuk dan obligasi ke right issue," sebutnya.
(hen/ang)










































