Indeks S&P 500 menanjak 29,6% tahun ini, kinerja tahunan terbaiknya sejak 1997. Sementara Indeks Dow Jones melaju 26,5%, terbaik sejak 1995. Indeks Nasdaq melompat 38,3%, terbaik sejak 2009.
Indeks Dow Jones dan S&P 500 menutup perdagangan terakhir di 2013 dengan rekor tertingginya sepanjang masa. Penguatan saham-saham selama ini didorong oleh program stimulus The Federal Reserve, yaitu pembelian obligasi senilai US$ 85 miliar per bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sudah menjadi tahun yang luar bias. Kita semua memulai tahun ini dengan berbagai masalah ekonomi dan berakhir dengan pertumbuhan yang cukup baik di akhir tahun. Ini juga memberi prediksi yang kuat bagi ekonomi di 2014," kata John Carey, manajer portofolio dari Pioneer Investment Management di Boston, seperti dikutip Reuters, Rabu (1/1/2014).
Meski cetak rekor dengan kinerja tahunan terbaik, volume perdagangan Wall Street tetap tipis karena sudah banyak investor yang meliburkan diri demi merayakan pesta Tahun Baru.
Pada penutupan perdagangan terakhir di 2013, Indeks Dow Jones menguat 72,37 poin (0,44%) ke level 16.576,66. Indeks Standard & Poor's 500 melaju 7,29 poin (0,40%) ke level 1.848,36. Indeks Komposit Nasdaq 22,39 poin (0,54%) ke level 4.176,59.
Indeks Dow Jones sempat menyentuh titik intraday tertingginya di 16.588,25 sebelum penutupan, sementara intraday tertinggi S&P 500 ada di level 1.849,44.
(ang/ang)











































