Mengakhiri perdagangan terakhir di 2013, Senin (30/12/2013), IHSG ditutup melonjak 61,197 poin (1,45%) ke level 4.274,177, Sementara Indeks LQ45 ditutup melaju 9,653 poin (1,38%) ke level 711,135.
Sedangkan Wall Street menutup tahun 2013 dengan kinerja terbaiknya dalam 15 tahun terakhir. Perdagangan hari terakhir 2013 disokong oleh positifnya data kepercayaan konsumer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones sempat menyentuh titik intraday tertingginya di 16.588,25 sebelum penutupan, sementara intraday tertinggi S&P 500 ada di level 1.849,44.
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan menguat atas euforia perdagangan awal tahun. Transaksi diperkirakan masih akan tipis, banyak investor masih dalam suasana liburan.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit KLSE menipis 0,86 poin (0,05%) ke level 1.866,10. Β
- Indeks Straits Times naik 18,72 poin (0,59%) ke level 3.186,15. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Akhirnya sampai juga IHSG dipenghujung tahun 2013. Tahun yang diwarnai dengan berbagai sentimen yang cenderung melemahkan IHSG. Meskipun di awal pekan, IHSG bergerak menguat namun, jika dibandingkan dengan penutupan akhir 2012 masih lebih rendah. IHSG secara YoY terkoreksi -0,98%. Di awal pekan kemarin, terlihat pelaku pasar masih memanfaatkan minimnya waktu perdagangan untuk melakukan trading pendek meskipun juga diiringi profit taking. Tetapi, tak jarang juga ada yang hanya wait & see sambil menikmati masa liburannya. Asingpun juga ikut meramaikan aktivitas perdagangan dengan melakukan nett buy hingga akhir perdagangan. Riuh terompet sebagai penutup perdagangan akhir tahun menandakan IHSG harus berakhir. Untungnya berakhir di zona hijau. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4274,18 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan menyentuh level 4232,58 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4274,18. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Kamis (2/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4224-4255 dan resistance 4278-4293. Berpola menyerupai white marubozu di atas middle bollinger bands (MBB). MACD masih uptrend dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih upreversal. IHSG sempat melewati kisaran target resisten (4231-4240) yang menunjukkan mulai tingginya aksi beli meskipun masih diiringi dengan profit taking. Diharapkan tren penguatan masih akan berlanjut di awal tahun 2014 meskipun mungkin belum banyak aktivitas transaksi.
Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) menutup akhir tahun dengan positif. Selasa lalu, Dow Jones Industrial Average tercatat menguat +0,44% ke level 16.576,66. Sementara S&P 500 naik sebesar +0,40% ke posisi 1.848,36. Sedangkan indeks saham Asia pagi ini mayoritas masih tutup karena libur tahun baru. Dari pasar komoditas, harga minyak mentah WTI Crude Oil melemah -0,64% ke level US$98,65 per barel. Sedangkan harga emas Comex terapresiasi +0,43% ke posisi US$1.202,30 per troy ounce pada perdagangan semalam. Dari dalam negeri, investor menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia, yang akan dirilis Biro Pusat Statistik (BPS) siang nanti. Di sisi lain, tekanan terhadap rupiah masih menjadi sentimen negatif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal tahun.
Secara teknikal, Analis Mandiri Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi untuk bergerak mixed to up setelah melewati resistance neckline inverted head and shoulders pattern di level 4.250, dan MACD buy. Kisaran IHSG hari ini akan berada dalam support 4.246 dan resistance 4.288/4.302.
(ang/ang)











































