Yamaha Bangun Pabrik Sepeda Motor Kedua di Indonesia

Yamaha Bangun Pabrik Sepeda Motor Kedua di Indonesia

- detikFinance
Sabtu, 27 Nov 2004 11:06 WIB
Jakarta - Produsen otomotif dunia Japan's Yamaha Motor Co. Ltd, berencana membangun pabrik sepeda motor keduanya di Indonesia yang diharapkan bisa mulai beroperasi pada Januari 2006. Pendirian pabrik tersebut untuk mengantisapasi permintaan sepeda motor yang tinggi di Indonesia.Demikian pengumuman manajemen Japan's Yamaha Motor Co. Ltd, seperti dilansir Reuters, Sabtu,(27/11/2004). Yamaha Motor merupakan produsen sepeda motor kedua terbesar di dunia, dimana di Indonesia juga merupakan pemain kedua terbesar setelah sepeda motor Honda.Dijelaskan, pembangunan pabrik baru tersebut akan menelan biaya sekitar 7,1 miliar yen atau setara dengan US$ 67 juta. Pabrik tersebut ditargetkan bisa memproduksi 300.000 unit sepeda motor setiap tahunnya, dimana kapasitas produksinya diharapkan terus meningkat menjadi 600.000 unit per tahun pada 2007.Dalam pernyataannya tersebut, manajemen Japan's Yamaha Motor Co. Ltd, menjelaskan, bahwa pabrik kedua tersebut akan beroperasi dibawah anak perusahaannya P.T. Yamaha Motor Manufacturing Jawa Barat. Manajemen Yamaha memperkirakan, total permintaan sepeda motor di Indonesia telah mencapai 4 juta unit pada tahun 2004 ini. Angka ini naik 36 persen dibandingkan tahun lalu seiring dengan membaiknya stabilitas politik dan mulai tumbuhnya perekonomian Indonesia.Yamaha memprediksikan bisa menjual 880.000 unit sepeda motor di Indonesia pada tahun 2004 ini. Penjualan di Indonesia ini merupakan penjualan sepeda motor Yamaha terbesar ketiga setelah pasar Cina dan India. Sedangkan untuk tahun 2005 Yamaha Indonesia menargetkan bisa menjual 1,2 juta unit sepeda motor. Pabrik motor yang akan dibangun ini berlokasi di Kawasan Industri Karawang Jawa Barat dan diharapkan bisa menyerap 700 tenaga kerja. Manajemen juga menjelaskan, bahwa Yamaha berencana juga mendirikan pabrik motor di Jakarta jika kapasitas produksi terus meningkat. Sedangkan dari dua pabrik yang ada nanti diharapkan kapasitas produksi bisa mencapai 1,8 juta unit per tahun pada 2007. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads