Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (24/1/2014), IHSG jatuh 58,699 poin (1,31%) ke level 4.437,343. Sementara Indeks LQ45 anjlok 13,595 poin (1,79%) ke level 747,038.
Saham-saham di bursa Wall Street AS jatuh hingga 2% lebih pada perdagangan Jumat. Kondisi ini didorong oleh kekhawatiran perkembangan ekonomi di negara berkembang dan kekecewaan terhadap kinerja perusahaan di AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Indeks S&P500 turun 38,17 poin (2,09%) ke level 1.790,29. Lalu Indeks Nasdaq turun 90,7 poin (2,15%) ke level 4.128,17.
Hari ini IHSG diperkirakan akan lanjutkan pelemahan akibat sentimen negatif dari pasar global dan regional. Aksi jual bakal kembali terjadi sampai ada sentimen positif yang bisa meramaikan pasar.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 429,70 poin (2,77%) ke level 14.961,86.
- Indeks KOSPI amblas 34,38 poin (1,77%) ke level 1.906,18.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup melemah tajam -1,31% pada perdagangan akhir pekan lalu mengikuti gerak bursa regional. Pelemahan ini disebabkan oleh data manufaktur China yg kontraksi dan beberapa data ekonomi Amerika yang mixed. Preliminary PMI China Jan sebesar 49.6 turun dari bulan Des 50.5. Angka tersebut juga lebih rendah dari konsensus 50.3. Angka di bawah 50 mengindikasikan terjadi kontraksi manufaktur. Data klaim tunjangan pengangguran Amerika pekan lalu naik 1.000 menjadi 326.000, meski naik angka ini masi lebih baik dari konsensus 330.000. Sedangkan penjualan rumah sekunder naik 1% pada bulan Desember, lebih rendah dari konsensus. The Conference Board’s index Amerika yang menggambarkan outlook ekonomi dalam 3-6 bulan ke depan tumbuh 0,1%, lebih rendah dari konsensus yang sebesar 0,2%. Preliminary manufaktur Amerika tercatat 53.7 turun dari 54,4 (Vs 55 konsensus). Preliminary manufaktur Uni Eropa tercatat naik dari 52.7 menjadi 53.9 (Vs 53 konsensus) Sedangkan Preliminary industri jasa naik dari 51 menjadi 51.9 (Vs 51.4 konsensus). Dari dalam negeri yield SUN mulai naik, 10 thn sudah di atas 8,5% dan 5 tahun di atas 8%. Hal ini dikarenakan ekspektasi inflasi januari tinggi melihat antrian jalur pantura mencapai 20km, sehingga distribusi bahan pangan diperkirakan terganggu. Mengawali pekan ini kami memperkirakan IHSG masih akan dilanda tekanan jual meskipun mulai mereda. IHSG diproyeksikan akan menguji 4.400-4.458.
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG ditutup turun -58.70 poin (-1.31%) ke 4,437.34 dengan jumlah transaksi sebanyak 28.2 juta lot atau setara dengan Rp4.7 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.25%), sektor basic-industries (-1.18%), sektor construction and property (-1.34%), sektor consumer goods (-1.21%), sektor finance (-1.40%), sektor infrastructure (-0.57%), sektor mining (-0.68%), sektor misc-industries (-3.34%), dan sektor trade (-1.35%).
Tercatat sebanyak 90 saham mengalami penguatan, 197 saham mengalami penurunan, 74 saham tidak mengalami perubahan dan 132 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. NISP (+5.04%), ADRO (+1.46%), BBNI (+0.58%), MAPI (+4.11%), dan PGAS (+0.32%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-4.04%), BBRI (-3.45%), UNTR (-5.97%), BMRI (-2.25%), dan UNVR (-1.75%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 292 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BBRI, UNVR, GGRM, dan UNTR. Mata uang Rupiah terdepresiasi 12,181 per Dollar AS.
IHSG mengalami penurunan pada hari ini setelah turun hingga menembus support trend-line (seperti yang diperkirakan Kamis). Semua sector mengalami penurunan.
Rekomendasi kami adalah Buy On Weakness (BOW), 4,408 sebagai level support dan 4,480 sebagai level resistance, untuk perdagangan hari ini kami perkirakan masih akan melanjutkan penurunan. Adapun saham-saham yang djapat diperhatikan adalah: INTP, HRUM, dan WSKT.
(ang/ang)











































