IHSG Sesi Sore Gagal Tembus Level 1.000

IHSG Sesi Sore Gagal Tembus Level 1.000

- detikFinance
Kamis, 02 Des 2004 16:35 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, (1/12/2004), naik 11,499 poin pada level 997,698. Kenaikan pada sesi II ini tidak sebesar sesi I, di mana indeks sempat menembus level 1.000,221.Ini terjadi karena saat indeks menembus level 1.000, sebagian investor melakukan aksi ambil untung, sehingga pada sesi II indeks gagal bertahan di level 1.000.Indeks LQ-45 naik 2,623 poin pada level 217,885, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,300 poin pada level 165,353, Indeks Papan Utama (MBX) naik 3,524 poin di posisi 266,846, dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) naik 0,589 poin pada level 226,511.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 35.525 kali pada volume 8.257.264 lot saham senilai Rp 2,455 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 72 saham turun dan 216 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 9.400, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 250 menjadi Rp 13.650, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 150 menjadi Rp 7.050, Perusahaan Gas Negara (PGAN) naik Rp 125 menjadi Rp 1.550 (harga tertinggi setelah IPO), Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 5.200, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 75 menjadi Rp 1.975, dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 1.825.Sedangkan saham yang turun harganya di top looser diantaranya Tempo Scan Pacific (TSPC) turun Rp 250 menjadi Rp 8.650, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 75 menjadi Rp 3.225, United Tractors (UNTR) turun Rp 50 menjadi Rp 1.950, Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) turun Rp 50 menjadi Rp 775 dan International Nikel Corporation (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 11.700.Pada penutupan sesi II, indeks terlihat gagal bertahan di level 1.000 seperti penutupan sesi I, karena ketika menyentuh level tersebut investor merealisasikan gain dengan cara melakukan aksi ambil untung.Kenaikan indeks hari ini karena adanya sentimen positif dari beberapa emiten seperti naiknya peringkat Telkom dan Indosat oleh S&P yang semula B+ menjadi BB.Selain itu, adanya kabar Dairy Farm International Holding yang akan menambah kepemilikan sahamnya di Hero Supermarket yang dikabatkan akan membeli di level Rp 2.800 telah sentimen positif, sehingga membuat perdagangan di bursa semakin bergairah.Untuk Jumat, besok, investor diperkirakan akan melakukan konsolidasi. Namun demikian, indeks masih berpeluang menguat karena investor melakukan selektif beli terhadap beberapa saham, terutama saham-saham unggulan. (umi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads