BI: Fundamental Ekonomi RI Baik, Harusnya Rupiah Menguat

BI: Fundamental Ekonomi RI Baik, Harusnya Rupiah Menguat

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 06 Feb 2014 18:10 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ternyata belum kunjung membaik. Dolar masih betah di angka Rp 12.000. Padahal, secara fundamental ekonomi RI sudah mulai pulih ditandai dengan neraca perdagangan yang surplus di bulan Desember 2013 dan terjaganya angka inflasi.

"Fundamental kita sudah bagus, menyangkut inflasi, pertumbuhan ekonomi. Secara fundamental, harusnya rupiah menguat," kata Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs saat bincang-bincang bersama media di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Kamis (6/2/2014).

Dia menjelaskan, ada 2 hal yang mempengaruhi pergerakan rupiah yaitu fundamental dan teknikal. Secara fundamental, ekonomi Indonesia membaik dan itu seharusnya mempengaruhi gerak rupiah untuk semakin kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dari sisi teknikal, investor ternyata masih belum 'percaya diri' untuk berinvestasi karena masih menunggu sentimen global.

"Dolar disebabkan 2 faktor fundamental sudah baik dan teknikal lebih ke sentimen. Tapi teknis sentimen masih ada sehingga orang belum support dan beli rupiah. Investor masih wait and see," kata Peter.

Namun demikian, pihaknya yakin jika rupiah bakal menujukkan 'taring' nya di tahun ini menyusul membaiknya perekonomian Indonesia.

"2014 rupiah makin strong. Kita nggak penting target rupiah. Yang penting stabil," cetusnya.

(drk/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads