Investor sekaligus Founder Komunitas Pemerhati Pasar Modal (KPPM) Cynthia Nadeak mengatakan, saham-saham BUMN biasanya lebih 'aman', fluktuasinya cenderung stabil.
Selain itu, perusahaan BUMN dimiliki pemerintah sehingga kecil kemungkinannya untuk bangkrut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pilih saham yang produk-produknya dipakai setiap hari seperti makanan, minuman, otomotif, infrastruktur, dan lain-lain.
"Seperti UNVR ini sudah terbukti berpuluh-puluh tahun di luar dan dalam negeri nggak pernah mati. Selama produknya dibeli sahamnya pasti naik. Contoh lain Tiga Pilar (AISA), Indofood, BRI, Mandiri, BNI, BCA, Astra, Adhi Karya, Jasa Marga, PGAS," terang dia.
Dia menambahkan, setiap produk investasi jenis apa pun pasti punya risiko termasuk saham. Sehingga perlu dipahami jika investasi tidak selalu menguntungkan.
"Harus tahu risikonya. Semua produk investasi di pasar modal pasti ada risikonya. Ada untung ada buntung," pungkasnya.
(drk/ang)











































