IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan

Rekomendasi Saham

IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan

- detikFinance
Senin, 10 Feb 2014 08:34 WIB
IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu naik 41 poin berkat aksi beli saham yang dilakukan investor domestik dan asing. Dana asing sebanyak Rp 500 miliar 'parkir' lagi di lantai bursa.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (7/2/2014), IHSG ditutup naik 41,956 poin (0,95%) ke level 4.466,665. Sementara Indeks LQ45 menguat 8,230 poin (1,11%) ke level 751,047.

Saham-saham di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) bergerak positif pada perdagangan akhir pekan ini, meskipun data tenaga kerja memperlihatkan bahwa ekonomi AS menciptakan sangat sedikit lapangan pekerjaan di Januari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Jumat semalam (7/2/2014), indeks Dow Jones Industrial Average naik 165,55 poin (1,06%) ke level 15.794,08. Indeks S&P500 naik 23,59 poin (1,33%) ke level 1.797,02. Sementara indeks Nasdaq naik 68,74 poin (1,69%) ke level 4.125,86.

Hari ini IHSG diperkirakan masih mampu melanjutkan penguatan jika melihat bursa global dan regional yang positif. Aksi beli akan menyasar saham-saham unggulan.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 186,38 poin (1,29%) ke level 14.648,79. Β 
  • Indeks KOSPI turun 5,56 poin (0,29%) ke level 1.916,94. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Laju IHSG di akhir pekan masih menunjukan penguatan seperti yang kami harapkan dalam ulasan sebelumnya. Dalam ulasan sebelumnya kami tuliskan, diharapkan laju IHSG dapat sesuai dengan harapan kami untuk menutup sempurna utang gap 4432-4437. Ternyata IHSG pun dengan memanfaatkan positifnya laju bursa saham Asia setelah merespon penguatan bursa saham AS pasca dirilisnya penurunan angka klaim pengangguran, mampu melanjutkan pergerakan positifnya. Pelaku pasarpun kembali melakukan akumulasi beli, terutama pada saham-saham yang sebelumnya masih bergerak sideways maupun yang dinilai masih rendah a.l ASII, SMGR, BBRI, TSPC, INCO, dan lainnya. Laju pembukaan bursa saham Eropa yang positif turut mempertahankan IHSG di zona hijaunya. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4474,20 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4440,59 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4466,67. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Senin (10/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4431-4456 dan resistance 4472-4483. Berpola menyerupai three white soldier di atas middle bollinger bands (MBB). MACD masih upreversal dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic melanjutkan upreversal. IHSG berhasil bertahan di kisaran target resisten (4436-4448) dan bahkan mampu melampauinya serta menutup sempurna utang gap 4432-4437. Akan tetapi, kembali IHSG meninggalkan utang gap di level 4424-4440. Semoga laju bursa saham global masih positif dan tidak terjadi aksi profit taking yang memicu pembalikan arah IHSG.

Mandiri Sekuritas
Pasar saham AS melanjutkan penguatan jelang pidato pertama Gubernur The Fed yang baru, Janet Yellen. Akhir pekan lalu, indeks saham Dow Jones ditutup naik +1,06%, sementara S&P500 ditutup menguat +1,33%.

Di sisi lain, indeks saham di berbagai negara Asia pagi ini juga dibuka menguat. Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat naik +1,30%, sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat +0,09%. Pada pasar komoditas, harga minyak mentah WTI Crude Oil melesat naik +2,04% ke level US$99,88 per barel. Senada dengan harga minyak, kontrak berjangka emas Comex harus terapresiasi +0,45% ke posisi US$1.263,30 per troy ounce.

Dari dalam negeri, investor asing terus melakukan aksi beli, dan memberikan sentimen positif terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Sementara itu, pekan ini juga akan banyak perusahaan tercatat (emiten) yang merilis laporan keuangan tahunannya.

Melihat hal itu, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengatakan, adanya rising gap yang terbentuk di akhir pekan kemarin, akan menjadi support yang cukup kuat bagi pergerakan indeks. Dengan dukungan volume yang masih tinggi, potensi IHSG bertahan di zona hijau cukup terbuka, di mana hal ini juga didukung oleh golden cross dari Stoch yang menunjukkan masih kuatnya minat beli pelaku pasar. Terdapat kecenderungan indeks untuk mulai menguji kisaran resistance 4.481-4.502.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads