Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.980 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.080 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menipis 3,611 poin (0,08%) ke level 4.492,675 stagnan sejalan dengan aksi wait and see investor. Pelaku pasar menanti pengumuman BI Rate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun tipis 6,775 poin (0,15%) ke level 4.489,511 berjalan datar menyusul aksi wait and see investor. Indeks bergerak dalam rentang yang tidak terlalu lebar.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 7,50%. Bank sentral juga menargetkan inflasi 4,5% plus minus satu persen di 2014.
Indeks sempat menanjak setelah pengumuman inflasi yang terkendali ini. Sayangnya aksi jual investor domestik memaksa indeks balik lagi ke zona merah.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (13/2/2014), IHSG ditutup menipis 4,626 poin (0,10%) ke level 4,491,660. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun tipis 1,603 poin (0,21%) ke level 754,677.
Hanya dua sektor yang masih bertahan positif, sektor keuangan dan industri dasar. Transaksi investor asing hingga sore hari ini terpantau melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 165,66 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan sore hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 160.310 kali pada volume 4,259 miliar lembar saham senilai Rp 4,579 triliun. Sebanyak 129 saham naik, sisanya 156 saham turun, dan 78 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga siang hari ini. Melemahnya Wall Street semalam membuat pelaku pasar regional tak berani borong saham.
Berikut situasi dna kondisi bursa-bursa Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 11.55 poin (-0.55%) ke level 2.098,40. Â
- Indeks Hang Seng melemah 120,26 poin (-0,54%) ke level 22.165,53. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 265,32 poin (-1,79%) ke level 14.534,74.
- Indeks Straits Times naik tipis 3,02 poin (+0,10%) ke level 3.038,47.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Citra Turbindo (CTBN) naik Rp 1.150 ke Rp 5.750, Mayora (MYOR) naik Rp 900 ke Rp 28.400, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 575 ke Rp 5.975, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 550 ke Rp 69.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Asra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 23.150, Siantar (STTP) turun Rp 305 ke Rp 1.605, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 9.350, dan Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 175 ke Rp 5.575.
(ang/dnl)











































