Proyek Infrastruktur Naikkan Target Kredit Mandiri di 2005
Jumat, 03 Des 2004 17:47 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk., memperkirakan jika proyek pembangunan infrastruktur mulai berjalan tahun 2005, maka pertumbuhan kredit perusahaan bisa melebihi 20 persen.Sementara hingga akhir September 2004, kreditnya telah mencapai Rp 87,034 triliun, naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalus ebesar Rp 72,569 triliun."Kredit tahun depan minimal sama seperti tahun ini (20 persen), tapi bisa lebih kalau proyek infrastruktur sudah berjalan," kata Dirut Bank Mandiri ECW Neloe dikantornya, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat, (3/12/2004).Neloe juga menjelaskan, Bank Mandiri akan mengikuti pembiayaan proyek infrastruktur 2004-2009. Namun, lanjut dia, bank sebaiknya hanya memberikan biaya pembangunan proyek paling lama dua tahun."Kalau butuh dana sebaiknya masuk ke pasar jangka panjang. Misalnya IPO, obligasi, atau reksadana," katanya.Sejauh ini, Bank Mandiri belum memfokuskan diri untuk memberikan pembiayaan di sektor infrastruktur apa. Namun, di tahun 2004 yang sudah dilakukan diantaranya pembangunan jalan tol dan listrik.Dia juga memperkirakan bunga kredit tahun depan akan mengalami penurunan sehingga margin yang didapat bank lebih kecil. Hal ini terkait dengan ketatnya persaingan bank memberikan kredit. Namun untuk volume kredit, menurutnya, tetap akan mengalami kenaikan.
(umi/)











































