Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh 47 poin setelah diguyur dana asing lebih dari Rp 1 triliun yang masuk hari ini. Aksi beli ramai terjadi didominasi pelaku pasar asing.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.720 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.830 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi IHSG menghijau di level 4.524. Seluruh sektor menghijau pagi tadi yang ditopang sektor pertanian dan manufaktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 4.560,102 dan posisi terendahnya di 4.524,527. Aksi beli masih terus terjadi sehingga menopang IHSG supaya tak jatuh ke zona merah.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (17/2/2014), IHSG ditutup menanjak 47,324 poin (1,05%) ke level 4.555,368. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 9,126 poin (1,20%) ke level 766,718.
Dana asing mengalir deras masuk lantai bursa. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,086 triliun di seluruh pasar.
Seluruh indeks sektoral berhasil kompak menguat. Indeks sektor konstruksi memimpin penguatan dibuntuti sektor industri dasar dan aneka industri.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 270.196 kali pada volume 5,119 miliar lembar saham senilai Rp 7,172 triliun. Sebanyak 191 saham naik, sisanya 99 saham turun, dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia juga seluruhnya ditutup di zona hijau didorong sentimen menguatnya Wall Street akhir pekan lalu. Bursa saham Hong Kong sama ngebutnya dengan BEI.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 19,57 poin (0,92%) ke level 2.135,41.
- Indeks Hang Seng menanjak 237,53 poin (1,07%) ke level 22.535,94.
- Indeks Nikkei 225 menguat 80,08 poin (0,56%) ke level 14.393,11.
- Indeks Straits Times tumbuh 30,14 poin (0,99) ke level 3.068,85.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 650 ke Rp 6.975, Siloam (SILO) naik Rp 500 ke Rp 10.500, Mayora (MYOR) naik Rp 500 ke Rp 29.200, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 500 ke Rp 6.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 22.900, Mandom (TCID) turun Rp 200 ke Rp 13.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 150 ke Rp 27.050, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 100 ke Rp 19.400.











































