Pasalnya kebijakan terakhir dari bank sentral Amerika Serikat (AS) adalah tetap memangkas jumlah stimulus pembelian obligasi sebesar US$ 10 miliar tiap bulan kecuali ada situasi ekonomi yang mengejutkan.
"Reli di Wall Street selama ini terjadi karena ada prediksi The Fed akan terus melanjutkan stimulusnya sampai dirasa tidak diperlukan lagi," kata Uri Landesman, presiden direktur Platinum Partners di New York, seperti dikutip Reuters, Kamis (20/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/ang)











































