"Turun terus sudah lama. Dua minggu lalu masih tinggi di kisaran Rp 11.700-Rp 12.000 per dolarnya," kata penjaga Money Changer Queen bernama Rina saat ditemui detikFinance di Kawasan Atrium, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2014).
Dia mengatakan, kebanyakan orang melakukan transaksi jual selama nilai tukar dolar menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih di kawasan Atrium, Senen, seorang pedagang valuta asing dari PT Garuda Multi Valasindo bernama Taufik menyebutkan, nilai tukar dolar terus mengalami penurunan.
Hari ini transaksi jual ada di posisi Rp 11.600/US$ dan Rp 11.700/US$ untuk posisi beli.
"Lagi turun terus. Ramai juga transaksi, ada yang jual ada yang beli, banyak juga yang jual," kata dia.
(drk/ang)










































