Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,220 poin (0,03%) ke level 4.533,940 membuka perdagangan dengan flat. Investor lakukan aksi tunggu sampai ada katalis penggerak yang positif.
Kinerja emiten yang sudah diumumkan rata-rata positif. Namun pelaku pasar tetap fokus kepada nasib stimulus bank sentral AS yang akan diumumkan hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil menunggu Pidato Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen nanti malam, investor mulai mengoleksi saham-saham yang berpotensi naik. Aksi beli selektif ini mendorong indeks naik sampai posisi tertingginya di 4.553,865.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 112.838 kali pada volume 3,188 miliar lembar saham senilai Rp 2,483 triliun. Sebanyak 176 saham naik, 82 saham turun, dan 66 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia akhirnya kompak menguat siang hari ini. Sentimen positif ini memberi dorongan kepada pelaku pasar domestik untuk lakukan aksi beli.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 11,53 poin (0,56%) ke level 2.052,78.
- Indeks Hang Seng menguat 201,21 poin (0,90%) ke level 22.638,65.
- Indeks Nikkei 225 naik 15,24 poin (0,10%) ke level 14.986,21.
- Indeks Straits Times tumbuh 3,34 poin (0,11%) ke level 3.091,59.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 825 ke Rp 24.650, Bank Ekonomi (BAEK) naik Rp 465 ke Rp 2.400, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 21.525, dan Mayora (MYOR) naik Rp 300 ke Rp 30.600.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 400 ke Rp 5.200, BRI (BBRI) turun Rp 200 ke Rp 9.225, Adira (ADMF) turun Rp 150 ke Rp 9.150, dan Siantar (STTP) turun Rp 100 ke Rp 1.800.
(ang/dru)











































