Pemegang saham Bank Mandiri juga menyetujui penggunaan 57,1% dari laba bersih, atau Rp 10,39 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rencana ekspansi bisnis perseroan.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan, pemberian dividen tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham yang telah mendukung kinerja Bank Mandiri selama tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kinerja Bank Mandiri sepanjang 2013 telah menunjukkan peningkatan yang signifikan di semua aspek keuangan. Dari sisi profitabilitas, laba bersih pada 2013 tercatat tumbuh 17,4% menjadi Rp 18,2 triliun. Selain pertumbuhan kredit, laju kenaikan laba bersih juga ditopang oleh pertumbuhan fee based income yang mencapai Rp14,5 triliun pada tahun 2013.
Pada 2013, Bank Mandiri juga semakin memperkuat posisinya sebagai Bank BUMN terbesar dengan total dana murah yang terbesar di Industri Perbankan Nasional.
(drk/dnl)










































