Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.655 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.645 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,220 poin (0,03%) ke level 4.533,940 membuka perdagangan dengan flat. Investor lakukan aksi tunggu sampai ada katalis penggerak yang positif.
Kinerja emiten yang sudah diumumkan rata-rata positif. Namun pelaku pasar tetap fokus kepada nasib stimulus bank sentral AS yang akan diumumkan hari ini.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 19,318 poin (0,43%) ke level 4.552,038. Indeks balik arah ke zona hijau setelah pagi tadi bergerak datar. Aksi beli selektif membawa indeks ke teritori positif.
Sambil menunggu Pidato Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen nanti malam, investor mulai mengoleksi saham-saham yang berpotensi naik. Aksi beli selektif ini mendorong indeks naik sampai posisi tertingginya di 4.575,329.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (27/2/2014), IHSG ditutup menanjak 36,220 poin (0,80%) ke level 4.568.950. Sementara Indeks LQ45 ditutup melaju 6,427 poin (0,85%) ke level 765,235.
Saham-saham produsen sawit jadi incaran setelah harga jual sawit dunia meningkat. Indeks sektor perkebunan memimpin penguatan. Aksi beli selektif kali ini banyak dilakukan investor asing.
Sembilan sektor menguat berkat aksi beli, hanya sektor manufaktur yang melemah. Transaksi investor asing hingga sore hari ini terpantau melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 158,26 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 209.276 kali pada volume 5,309 miliar lembar saham senilai Rp 5,168 triliun. Sebanyak 188 saham naik, 100 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia bergerak mixed menutup perdagangan hari ini. Investor lakukan aksi beli selektif jelang pidato Yellen. Bursa Jepang satu-satunya pasar saham yang melemah.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 6,10 poin (0,30%) ke level 2.047,35.
- Indeks Hang Seng melonjak 390,74 poin (1,74%) ke level 22.828,18.
- Indeks Nikkei 225 melemah 47,86 poin (0,32%) ke level 14.923,11.
- Indeks Straits Times bertambah 7,21 poin (0,23%) ke level 3.095,46.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 1.350 ke Rp 25.175, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.300 ke Rp 48.200, Pioneerindo (PTSP) naik Rp 1.000 ke Rp 5.000, dan Pool Advista (POOL) naik Rp 800 ke Rp 4.100.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 18.500, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 68.500, BRI (BBRI) turun Rp 225 ke Rp 9.200, dan Saratoga (SRTG) turun Rp 125 ke Rp 4.250.
(ang/dru)











































