Penjaga Money Changer PT Artha Gemilang Inter Valuta bernama Waskito menyebutkan, harga beli dolar berada di posisi Rp 11.550/US$ sedangkan harga jual di angka Rp 11.350/US$. Namun, jika menjual dolar dalam kondisi rusak atau lecek harganya tentu lebih rendah.
"Jual dolar lecek bisa tapi kena potongan, lebih rendah jadinya," ujar dia sat ditemui detikFinance di Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Indonesia (BI) sendiri mengungkapkan hanya di Indonesia yang memiliki kebiasaan tidak baik seperti itu. Kala itu Deputi Direktur Direktorat Pengedaran Uang BI Adnan Juanda mengatakan di negara lain dolar bagaimanapun keadaannya jika masih layak akan diterima dengan nilai yang sama.
"Cuma di Indonesia memang begitu. Pada dasarnya seperti negara lain, harusnya sama saja," ungkap Adnan di Gedung BI.
Dijelaskan Adnan, perilaku seperti ini baik di bank atau money changer sudah menjadi kebiasaan. Namun BI sendiri tidak mengatur hal tersebut.
"BI hanya mengatur rupiah. Soal dolar itu memang kesepakatan antara penjual dan penukar maka pintar-pintar kita saja," tuturnya.
(drk/dru)











































