Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.422 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.472 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat ke level 4.700,415 atau 12,5 poin dari penutupan hari sebelumnya yang berada di 4.687,857.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi bursa saham global positif semalam, baik Wall Street maupun sejumlah bursa saham di Asia. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bolak balik di zona hijau dan merah.
Menutup perdagangan Jumat (7/3/2014), IHSG menipis 1,967 poin (0,04%) ke level 4.685,890. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 1,856 poin (0,24%) ke level 786,686.
Investor asing sempat hengkang gara-gara hubungan Ukraina-Rusia yang memanas. Namun beberapa hari ini, aksi beli asing di IHSG mendorong kinerja positif saham.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 226.321 kali pada volume 5,419 miliar lembar saham senilai Rp 7,594 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 126 saham turun, dan 88 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pada sore ini. Investor masih menunggu data terbaru tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan malam ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Hang Seng turun 42,48 poin (0,19%) ke level 22.660,49.
- Indeks Nikkei 225 naik 139,32 poin (0,92%) ke level 15.274,07.
- Indeks Straits Times bertambah 4,28 poin (0,14%) ke level 3.133,41.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 19.400, HM Sampoerna (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 69.200, Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) turun Rp 300 ke Rp 4.200, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 275 ke Rp 9.250.
(dnl/dnl)











































